Sistem Perdagangan Global Runtuh Total, Ekonomi Dunia Terancam Anjlok

topmetro.news, Jakarta – Sebuah peringatan muncul dari Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO). Menurut WTO, keruntuhan total sistem perdagangan multilateral dapat mengurangi produk domestik bruto (PDB) dunia sebesar 6,9 persen.

Dalam skenario yang lebih ringan, fragmentasi sistem perdagangan global dapat mengurangi PDB dunia sebesar 5,1 persen. Sebaliknya, penguatan kerja sama perdagangan multilateral dapat meningkatkan output global sebesar 2,9 persen.

Dikutip dari IDXChannel, Kamis (17/9/2026), Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala menekankan bahwa perdagangan global tengah menghadapi gangguan terparah dalam 80 tahun terakhir.

Okonjo-Iweala mencatat bahwa sekitar 72 persen perdagangan barang global saat ini beroperasi di bawah ketentuan most-favored-nation, turun dari sekitar 80 persen pada 2022.

Laporan WTO menekankan bahwa integrasi ke dalam sistem perdagangan multilateral telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Namun, potensinya masih belum sepenuhnya dimanfaatkan. Negara-negara kurang berkembang hanya menyumbang kurang dari satu persen perdagangan dunia.

berbagai sumber

Related posts

Leave a Comment