Wakapolres Kompol Vivin Ayuningtias Jadi Irup Hari Kesaktian Pancasila

topmetro.news, Langkat – Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan diwakili Wakapolres Kompol Vivin Ayuningtias, menjadi Inspektur Upacara (Irup) memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Jananura Polres Langkat, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas.

Upacara tersebut diikuti Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, para perwira, serta seluruh personel Polres Langkat. Sementara, Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan, mengikuti kegiatan pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila di Alun Alun Stabat yang digelar Pemerintah Kabupaten Langkat.

Seperti biasanya, rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan ikrar, serta do’a.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh personel mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila yang menjadi dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap anggota Polri untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Sebagaimana diketahui, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober di Indonesia, untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dan meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara. dari rongrongan penghianatan Gerakan

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober di Indonesia untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dan meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara.

Pemerintah menetapkan tanggal ini melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, sebagai simbol kemenangan ideologi Pancasila dari ancaman yang ingin merongrong keutuhan bangsa.

Hari Kesaktian Pancasila ini juga untuk mengenang peristiwa memilukan yang menyebabkan tewasnya 7 perwira TNI AD, saat terjadinya penghianatan Gerakan 30 September 1965 yang dilakukan Partai Komunis Indonesia, atau yang dikenal dengan sejarah G30S/PKI.

Saat ini, nilai perjuangan tersebut tercermin melalui pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Langkat.

Semangat persatuan dan kesatuan juga menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas internal kepolisian. Kekompakan personel dinilai diperlukan agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

reporter | Rudy Hartono

Related posts

Leave a Comment