topmetro.news, LANGKAT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan perkuatan tanggul Sungai Wampu di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, berjalan sesuai standar ketahanan. Pembangunan tersebut diharapkan mampu mengantisipasi banjir sekaligus mencegah longsor yang selama ini mengancam permukiman warga di sekitar aliran sungai.
Kepastian itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau progres pembangunan tanggul dan berdialog dengan masyarakat Dusun II, Desa Stungkit, Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bobby didampingi Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut.
Berdasarkan catatan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut, kerusakan tanggul Sungai Wampu telah terjadi sejak 2013. Berbagai upaya perbaikan sebelumnya telah dilakukan pemerintah provinsi maupun masyarakat secara swadaya. Pada awal 2026, Pemprov Sumut juga membangun tanggul sementara menggunakan alat berat dan material bambu sebelum pembangunan perkuatan permanen dimulai pada Agustus 2026.
Bobby mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Stungkit yang turut membantu penanganan kerusakan tanggul, termasuk memasang bambu sebagai penahan sementara sebelum pemasangan pancang besi. Ia juga meminta warga ikut mengawasi proses pembangunan, terutama memastikan material yang digunakan sesuai standar dan ketentuan teknis.
“Saya juga mohon ke warga, ikut mengawasi pembangunan ini. Seperti memastikan material sesuai standar. Dan saya memastikan pembangunan tanggul ini akan dikerjakan sampai selesai,” tegas Bobby Nasution.
Selain pembangunan tanggul, masyarakat turut menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari bantuan pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan, hingga usulan pembangunan jembatan penghubung menuju Kecamatan Selesai. Selama ini, warga masih menggunakan getek sebagai sarana penyeberangan sehingga harus menempuh perjalanan memutar hingga 1,5 jam. Menanggapi usulan jembatan sepanjang sekitar 150 meter tersebut, Bobby menyatakan akan melakukan kajian teknis dan memperhitungkan kondisi lokasi sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Bobby juga menegaskan komitmen Pemprov Sumut bersama Polda Sumut dalam menangani persoalan sosial, termasuk peredaran narkoba dan judi online. Menurutnya, pemberantasan penyakit masyarakat harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi agar kesejahteraan warga semakin meningkat.
penulis | Erris

