TOPMETRO.NEWS – Nasib Sial dialami Teriana Susanti (48), warga Jalan Deblot Sundoro Gang Amin, Kelurahan Deblot sundoro, Kecamatan Padang Hilir kota Tebingtinggi sepulang mengajar dari SD Negeri 164518 kota Tebingtinggi menjadi korban penjambretan, Selasa (10/10).
Menurut Kanit Reskrim Polsek Rambutan Ipda Beringin Jaya, Selasa (10/10), penjambretan korban terjadi di jalan umum Yos Sudarso kota Tebingtinggi, atau persisnya di depan sekolah SMA N 1 kota Tebingtinggi, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan.
“Kronologis kejadian, korban (foto kiri) baru pulang dari sekolah sekira pukul 11.00 WIB. Dari sekolahnya, korban saat itu hendak mendatangi temannya di Dinas Pendidikan Tebingtinggi. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Vario 150 hitam BK 2316 NAI.”
Korban tidak sadar kalau dirinya sudah dibuntuti dua kawanan jambret dari belakang dengan mengendarai sepeda motor FU tanpa berplat polisi. Saat keadaan sepi kawanan pelaku jambret langsung melakukan aksinya, dengan memepet korbannya dari sebelah kanan korban, dan pelaku akhirnya berhasil mengambil tas korban yang tergantung di sepeda motor korban.
Setelah pelaku berhasil mengambil tas korban yang tergantung, pelaku langsung menolak/mendorong korbannya hingga terjatuh ke aspal jalan. Korban yang merasa terkejut melihat tasnya di ambil kawanan jambret, sempat berteriak minta tolong kepada warga di sekitar.
Mendengar adanya teriakan minta tolong, kawanan jambret langsung tancap gas dan berhasil membawa kabur tas korban
”Korban mengaku dalam tasnya berisi uang Rp700 ribu, ATM, handphone dan surat-surat penting.”(TM/Erwan)

