TOPMETRO.NEWS – Sedikitnya 160 personil kepolisian dikerahkan mengamankan Paskah di berbagai gereja, Jumat (14/4). Pengamanan tak hanya dilakukan secara terbuka, namun juga pola tertutup untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.
Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun didampingi Kabag Ops Kompol S.Sophian, sesaat lalu mengaku, strategi pengamanan sudah dibahas jauh hari sebelumnya.
“Sehingga untuk mengamankan kegiatan Paskah ini, Polres Bangka dan Polsek jajaran menurunkan sekitar 160 personil. PAM dilakukan, baik itu secara terbuka maupun tertutup,” katanya sebagaimana diwartakan BANGKAPOS.
Pengamanan yang diterapkan Polri kata Bangun, melibatkan berbagai pihak. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak gereja yang diamankan.
“Tentunya kita bekerja sama dengan pihak gereja mengawasi dan mengecek setiap jemaah yang hadir, khususnya terhadap orang-orang tak dikenal guna mencegah hal-hal tak diinginkan,” katanya.
Sedangkan tempat ibadah yang mendapat perhatian polisi, tak hanya di Sungailiat saja, melainkan menyebar hingga ke pelosok kecamatan.
“Untuk Sungailiat, yaitu Gereja Khatolik Santa Maria, Gereja GPDI Elim, Gereja Bethel Indonesia Air Merapin, Gereja Ora Et Labora, Gereja HKBP, Gereja Persekutuan Kristen Indonesia, Gereja Bethel Taber Nekel Kuday, Gereja Pantekosta Jl. Laut & GSJA Hakok,” jelasnya. (ban-edi-3)

