ASN Anti-Pancasila, Masyarakat Rentan Dikuasai Kelompok Radikal

kelompok radikal

topmetro.news – Direktur Eksekutif Institut Demokrasi Republikan (ID-Republikan) Syaiful Arif, mengkhawatirkan, masyarakat Indonesia akan dikuasai kelompok radikal. Hal ini disampaikannya, menanggapi temuan Alvara Research Center mengenai jumlah ASN (aparatur sipil negara) anti-Pancasila yang mencapai jumlah 19,4%. Dikatakannya, fakta bahwa ada jumlah besar ASN yang mestinya mendukung konstitusi namun ternyata anti-Pancasila, adalah kenyataan yang sangat mengejutkan. Bahkan mengerikan. Dia pun tidak…

Read More