TOPMETRO.NEWS – Presiden tak paham Pancasila. Itulah yang diungkapkan Rocky Gerung di acara ILC dengan tema “Maju-Mundur Izin FPI” pada Selasa malam (3/12/2019). Dia melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut presiden tidak paham Pancasila. Tidak itu saja, dia bahkan menuding polisi pun tak paham pancasila. Tak pelak lagi PDI Perjuangan meradang dan melaporkan pria itu ke polisi. Tak Paham Pancasila, Bukan…
Read MoreTag: Pancasila
DPD RI Akan Perjuangkan Pelestarian Kearifan Lokal
topmetro.news – DPD RI akan menjalin kerjasama kemitraan dengan daerah-daerah lain pada sektor budaya. Terutama dalam rangka optimalisasi pelestarian nilai budaya kedaerahan. “DPD RI senantiasa akan memperjuangkan kebijakan yang mendukung pelestarian nilai-nilai budaya serta kearifan lokal dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, saat membuka acara Gebyar Budaya Betawi di Nusantara V…
Read MorePeringati Bulan Bung Karno, TB Hasanuddin: Ideologi Pancasila Harus Ditanamkan Sejak Dini
topmetro.news – Bulan Bung Karno diperingati oleh DPD PDIP Jabar. Pada kesempatan itu, Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanuddin menyampaikan, Ideologi tentang Falsafah Pancasila yang dicetuskan Ir Soekarno atau Bung Karno dan telah disepakati oleh para pendiri bangsa harus dikenalkan mulai dari anak didik bawah sampai dewasa. Hal tersebut disampaikannya usai menggelar diskusi dengan anak-anak muda Jawa Barat dalam rangka…
Read MoreKejati Sumut Peringati Hari Lahirnya Pancasila
topmetro.news – Kejati Sumut memperingati Hari Kelahiran Pancasila dalam upacara digelar di halaman Kantor Kejatisu Jalan AH Nasution Medan, Sabtu (1/6/2019). Bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Aspidum Edyward Kaban SH mewakili Kejati Sumut. Lalu Connie Sagala SH sebagai komandan upacara dan Sumanggar Siagian SH sebagai perwira upacara. Upacara diawali pembacaan Teks Pancasila. Lalu sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila…
Read MoreASN Anti-Pancasila, Masyarakat Rentan Dikuasai Kelompok Radikal
topmetro.news – Direktur Eksekutif Institut Demokrasi Republikan (ID-Republikan) Syaiful Arif, mengkhawatirkan, masyarakat Indonesia akan dikuasai kelompok radikal. Hal ini disampaikannya, menanggapi temuan Alvara Research Center mengenai jumlah ASN (aparatur sipil negara) anti-Pancasila yang mencapai jumlah 19,4%. Dikatakannya, fakta bahwa ada jumlah besar ASN yang mestinya mendukung konstitusi namun ternyata anti-Pancasila, adalah kenyataan yang sangat mengejutkan. Bahkan mengerikan. Dia pun tidak…
Read More