#

Rudiawan Usulkan Transportasi Massal KRL 

Topmetro.news –  Walikota Medan, Bobby A Nasution diminta untuk menggagas transportasi massal di Kota Medan seperti Kereta Rel Listrik (KRL). Keberadaan KRL diyakini dapat memberikan banyak keuntungan bagi Kota Medan.

“Salah satu kelebihannya adalah ramah lingkungan dan waktu tempuh dan mobilitas transportasi ini lebih cepat dari trasportasi lainnya. Sehingga diyakini bisa mendukung karakteristik Kota Metropolitan,” ungkap anggota Komisi III DPRD Medan, Rudiawan Sitorus kepada wartawan, Rabu (7/4).

Menurutnya, Kereta Rel Listrik sangat tepat bila diterapkan Kota Medan saat ini. Karena KRL dapat mempermudah transportasi dari dan ke beberapa kota terdekat dari Medan seperti, Deliserdang, Binjai, Sergai, Tebing Tinggi, Tanah Karo dan lainnya.

“Sekaligus KRL dapat menguatkan konsep pembangunan kawasan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro),” imbuhnya.

Sedangkan untuk jangka panjang, kata dia, dapat mempermudah Pemko Medan mengendalikan sejumlah masalah diantara yang paling urgen adalah polusi dan kemacetan.

“KRL ini sudah terbukti efektifitasnya, DKI Jakarta yang sejak lama menerapkan KRL telah mampu mengendalikan mobilitas masyarakat, menguragi kemacetan dan mengurangi polusi di Kota,” paparnya.

Jalur

Dikatakannya, jika ada jalur KRL terkoneksi di 3 wilayah Deli Serdang, Medan dan Binjai (jalur para pekerja dan pelajar). Dengan stasiun-stasiun kecil berjarak pendek dan estafet dengan pelayanan bus jalur khusus akan mengurai kemacetan kota Medan di waktu pagi dan petang.

“Sangat penting ke depan Medan memikirkan cara mengendalikan kemacetan. K‏ita berharap koneksi transportasi dengan KRL bisa diwujudkan,” sebutnya.

Namun, dia mengaku itu tidak bisa digagas dalam waktu singkat. Pemko Medan harus mempersiapkan seluruh pendukung untuk menghadirkan KRL dari sekarang.

“Jadi tidak salah jika hari ini kita sudah mempersiapkan konsep KRL di Kota Medan. Ke depan ketika Medan menjadi pusat bisnis dan ekonomi maka akan mudah mengendalikan polusi, kemacetan dan pergerakan manusia dari kota-kota sekitar,” kata dia.

‍Ia menambahkan, secara kewilayahan Medan sangat strategis menerapkan KRL. Mengingat Medan dan kota-kota disekitarnya pernah dan sudah memiliki lintasan KA. Seperti ke Deli Tua, Pancur Batu sampai hari ini belum bisa diaktifkan.

“Contohnya saja jalur KA ke Deli Tua dan Pancur Batu jika diaktifkan kembali bisa membantu hadirnya program ini,” tutupnya.

Reporter : Thamrin Samosir

Related posts

Leave a Comment