Mencengangkan! Ini Dia Jalan Tol ‘Pencakar Langit’, Tertinggi di Dunia

tol tertinggi di dunia
Advertisement

topmetro.news – China kembali membangun infrastruktur yang mencengangkan. Negara itu kini memiliki jalan tol tertinggi di dunia. Melansir China Daily, jalan tol tersebut membentang antara Kota Nagchu dan Lhasa.

Jalan tol tertinggi di dunia itu sudah mulai beroperasi pada Sabtu kemarin, setelah bagian akhir proyek tersebut antara Nagchu dan Yangbajain sepanjang 227 km telah selesai.

Jalan Tol Nagchu-Lhasa memiliki panjang 295 km dengan ketinggian rata-rata lebih dari 4.500 meter. Infrastruktur jalan tol ini merupakan bagian dari jalan bebas hambatan yang menghubungkan Beijing dan Lhasa. Serta merupakan jalan raya pertama yang menghubungkan Lhasa dan padang rumput di Tibet utara.

Operasinya akan mempersingkat perjalanan antara Lhasa dan kota Nagchu menjadi tiga jam dari sebelumnya lebih dari enam jam.

Tol ini akan secara signifikan memperbesar kapasitas transportasi dan meningkatkan tingkat keamanan koridor yang menghubungkan Tibet dengan Provinsi Qinghai di China Barat Laut, kata seorang pejabat kementerian.

Bagian Jalan Tol Yangbajain-Lhasa sendiri telah terbuka untuk lalu lintas pada Oktober 2020.

BACA JUGA | China Luncurkan Kereta Peluru Maglev Tercepat di Dunia

Kereta Peluru China

Masih untuk transportasi, sebelumnya, China meluncurkan kendaraan transportasi darat tercepat di dunia yakni kereta peluru. Kereta itu mampu mencapai kecepatan 600 km/jam, yang dapat melakukan perjalanan antar kota lebih cepat daripada penerbangan.

Kereta peluru maglev menggunakan gaya elektromagnetik, yang membuatnya ‘melayang’ di atas rel. Alias tanpa kontak aktual antara badan kereta dan rel. Kendaraan itu dikembangkan dan dibangun di kota pesisir Qingdao dan telah resmi diluncurkan Selasa (20/7/2021) lalu.

Mengutip CCTV, maka dengan kecepatan rekor tersebut, kereta dapat menempuh jarak 1.000 km antara Beijing dan Shanghai hanya dalam dua setengah jam.

Padahal biasanya, perjalanan memakan waktu tiga jam melalui udara. Atau lima setengah jam dengan kereta api berkecepatan tinggi yang beroperasi saat ini.

sumber | detikFinance

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment