Dinilai tak Bisa Kerja, Sekum HMI Medan Sarankan Kadishub Medan Harus Segera Dicopot

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan meminta Walikota Medan mencopot Iswar Lubis dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.
Advertisement

topmetro.news – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan meminta Walikota Medan mencopot Iswar Lubis dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.

Sekretaris Umum HMI Cabang Medan Eko Cahyono menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022).

Menurut Eko, Dinas Perhubungan Medan banyak menimbulkan masalah yang bersifat merugikan Pemko Medan. Serta mencoreng citra kepemimpinan Walikota Medan yang sebenarnya sudah sangat baik selama ini. Ia menilai hal itu karena buruknya integritas dan kinerja Iswar Lubis sebagai pimpinan di Dinas Perhubungan Medan.

Kata Eko, parkir di Kota Medan masih semrawut dan banyak dugaan pungli di dalamnya. Salah satu contoh misalnya saat terjadi parkir berlapis yang viral beberapa waktu yang lalu. Di mana pada saat itu Walikota Medan langsung menegur juru parkir.

Ketidakmampuan Iswar dalam memimpin Dinas Perhubungan membuat Walikota Medan seperti tidak punya kerjaan lain yang sifatnya lebih strategis.

“Sangat kita sayangkan melihat Bang Bobby harus turun secara langsung ke jalan mengatasi parkir berlapis baru-baru ini. Itu kan permasalahan paling mendasar yang seharusnya tidak perlu diurusi Bang Bobby. Masih banyak urusan strategis lainnya di Kota Medan yang menjadi tanggung jawabnya (wali kota) untuk Medan yang lebih maju ke depan. Dan itu sudah lama dirindukan masyarakat Kota Medan,” ucap Eko kepada media.

Razia dan Pengawasan

Di sisi lainnya, Eko juga menyoroti soal kecelakan maut antara kereta api dengan angkutan umum di Jalan Skip Medan Barat yang menewaskan empat orang. Ia menilai bahwa kejadian ini merupakan bentuk kelalaian dari Kadishub Medan. Apalagi ini juga diperkuat pernyataan Ombudsman pasca-kecelakaan maut itu.

“Lihat saja sekarang. Tidak ada lagi pengawasan atau razia rutin kepada supir angkot di Kota Medan ini. Sehingga masih banyak kita lihat angkot yang masih ugal-ugalan. Terkesan kegiatan razia dan pengawasan rutin itu sifatnya untuk menutupi kesalahan serta mencari kambing hitam saja,” katanya.

Lebih lanjut, Eko juga mengutarakan perihal banyaknya legislator DPRD Kota Medan yang mengkritisi berbagai macam persoalan dari beberapa subbidang pekerjaan pada Dinas Perhubungan Medan. Sampai-sampai beberapa legislator tersebut minta Walikota Medan mencopot Iswar dari jabatannya sebagai kadishub.

“Namun sampai saat ini belum juga ada pencopotan,” katanya. “Kami menduga seperti ada kekuatan besar yang melindungi Iswar Lubis, sehingga Bobby Nasution takut mencopotnya dari jabatan Kadishub Kota Medan,” lanjut Eko.

Di samping itu, lanjutnya, HMI Cabang Medan juga sudah mengantongi beberapa informasi penting lainnya terkait permasalahan semasa Kadishub Medan ini menjabat. HMI Cabang Medan juga akan membentuk tim khusus untuk mengawasi serta menginvestigasi beberapa informasi penting tersebut. Yang nantinya akan jadi bukti awal pelaporan Iswar kepada Walikota dan DPRD Medan, serta pihak berwajib.

Bebas Berpendapat

Sebelumnya, soal tudingan ini, Kadishub Medan Iswar sudah pernah memberi tanggapan di media ini, yang intinya menyebut, bahwa orang bebas saja berpendapat.

“Makasi masukannya… kan bebas berpendapat bang,” tulisnya dalam pesan WhatsApp kepada topmetro.news, Rabu (9/11/2022) lalu.

Ketika media ini mengatakan, bahwa sebagai pers juga harus mendengar apa tanggapannya, soal tudingan GMNI tersebut, kembali Iswar mengatakan, bahwa itu adalah kebebasan berpendapat.

“No komen aja bang kita terbuka untuk orang berpendapat dan memberikan masukan,” sebutnya.

penulis | Jeremi Taran

Advertisement

Related posts

Leave a Comment