Melihat Quick Wins Presisi Polres Langkat Polda Sumut, Pelaku Pemerasan Supir LPG Berhasil Diringkus

Polda Sumut
Advertisement

topmetro.news – Program yang digagas Kapolres Langkat Polda Sumut AKBP Danu Ppamungkas Totok SH SIK yakni menerakan nomor HP Kapolres Langkat yang ditempel lewat brosur dan striker pengaduan masyarakat yang ditempel di tempat-tempat strategis banyak tercipta hal-hal positif terkait pengungkapan dan penanganan berbagai kasus tindak pidana yang dialami masyarakat.

Satu contoh kasus terkini yakni hasil pengungkapan kasus premanisme dan percobaan pemerasan yang terjadi di Wilayah Hukum Polsek Pangkalan Brandan Polres Langkat Polda Sumut

Pengungkapan kasus tindak pidana prmanisme dan percobaan pemerasan itu sesuai dengan laporan lisan seorang supir Truk Tangki LPG yang membuat pengaduan dari Hand Phone miliknya saat melihat nomor HP Kapolres Langkat Polda Sumut AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK yang tertera di Stiker Quick Wins Presisi, Sabtu (19/11/2022) sekira pukul 02.00 WIB di Simpang Pangkakan Susu Lingkungan Sepakat Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat.

Informasi yang diperoleh awak media dari Kapolres Langkat Polda Sumut AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK melaui Kasi Humas AKP Joko Sumpeno mengatakan bahwa laporan adanya gangguan Kamtibmas tersebut dilayangkan oleh seorang supir truk LPG bernama Nuriadi (55) warga Dusun 1 Desa Dagang Kelambir Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

“Berdasarkan laporan dari supir tersebut Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku premanime dan percobaan pemerasan bernama Makmur Amin Galingging alias Amin Bado (38) warga Lingkungan Sepakat Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat.

Dijelaskan Kasi Humas kronologis penanangkapan itu berawal pada hari Sabtu (19/11/2022) sekira pukul 01.00 WIB seorang supir Truk LPG yang bernama Nuriadi sedang melintas membawa Truk Tangki LPG BK 8123 ET. Pada saat melintas di Link.Sepakat Kelurahan Tangkahan Durian tepatnya sebelum Simpang Pangkalan Susu menuju Medan melihat ada seorang laki-laki dalam kedaan berhenti di pinggir jalan.

Saat itu tiba-tiba terduga pelaku mendorongkan sepeda motor RX King miliknya tepat di depan kepala truk tangki.

Sehingga, supir trukpun mengentikan laju truknya tersebut lalu turun. Kemudian pelaku yang bernama Makmur Amin Galingging alias Amin Bado marah-marah dan mengatakan bahwa truk tersebut telah menabrak sepeda motor RX King miliknya.

Dengan paksapelaku meminta uang ganti rugi senilai Rp3.000.000. Namun supir truk yang merasa tidak ada menabrak sepeda motor milik pelaku keberatan sebab pelaku sendirilah yang dengan sengaja mendorongkan sepeda motornya ke truk tangki LPG.

Kemudian pelaku Amin Bado nelempar pintu mobil truk tangki dengan batu dan menghentikan laju seleluruh kendraan LPG yang melintas dari arah Pangkalan Susu menuju Medan sebanyak kira-kira 4 unit.

Sekira pukul 01.30 WIB supir truk Nuriadi yang ribut bernegosiasi dengan pelaku Amin Bado melihat Stiker Quick Wins Presisi yang ada ditempel di dinding warung kopi dan langsung menghubungi nomor yang ada di stiker tersebut yaitu Bhabinkamtibmas Aipda Zuari Ginting.

Kemudian menceritakan kronologis kejadian kepada Bhabinkamtibmas.

Selanjutnya Aipda Zuari Ginting SH menghubungi Kapolsek Pangkalan Brandan Polda Sumut AKP Bram Candra SH MH atas adanya laporan masyarakat tersebut.

Selanjutnya Kapolsek Pangkalan Brandan memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan Ipda S.Sihotang SH untuk mendatangi lokasi yang dilaporkan.

Kemudian Kanit Reskrim bersama 5 orang personil Opsnal serta Bhabinkamtibmas Aipda Zuari Ginting SH bergerak menuju ke TKP.

Sesampainya di TKP oleh team melihat seseorang laki-laki yang sedang berdiri di jalan dan mirip dengan ciri ciri orang yang hendak melakukan pemerasan terhadap supir Tangki LPG. Selanjutnyaa personil Langsung mengamankan pelaku Makmur Amin Galingging alias Amin Bado yang mencoba melakukan pemerasan terhadap supir truk LPG bernama Nuriadi dan meminta uang sebesar Rp3.000.000.

Team juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah batu. Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatanya yang hendak meminta uang senilai Rp3.000.000,- kepada korban supir truk Nuradi dengan modus berpura-pura sepeda motor pelaku di tabrak.

Atas perbuatan tersebut pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Pangkalan Brandan guna proses hukum selanjutnya. Sementara para supir Truk Tanki LPG dengan tenang kembali beroperasi seperti biasa.

Reporter I Rudy Hartono

Advertisement

Related posts

Leave a Comment