Jenis-Jenis Psikotes Dalam Rekrutmen Kerja

Jenis-Jenis Psikotes Dalam Rekrutmen Kerja
Advertisement

topmetro.news – Psikotes atau tes Psikologi adalah sebuah alat yang dirancang khusus untuk mengetahui karakter dan kemampuan. Baik kemampuan secara Intelegensi maupun kemampuan emosioal.

Beberapa instansi atau lembaga perusahaan, sering menggunakan tes Psikologi sebagai langkah awal untuk merekrut pegawai atau karyawannya.

Berikut Jenis Alat Tes yang biasa di gunakan untuk Tes Masuk Kerja: (Dwi Sunar Prasetyono: Program Test Psikologi)

Tes Intelektual, terdiri dari:

1 AA (Army Alpha) : Untuk mengetahui daya tangkap atau konsentrasi seseorang.

2. TKD (Tes Kemampuan Dasar): Mengukur kemampuan dasar seseorang atau individu.

3. CFIT (Culture Fair Intelegence Test): Mengungkap kemampuan mental secara umum.

4. ADKUDAG (Administrasi dan Keuangan): Mengukur kemampuan Administrasi dan keuangan.

5. IST (Test Intelegensi): Untuk mengetahui pekerjaan apa yang cocok dan sesuai berdasarkan hasil test Intelegensi.

6. TIU (Test Intelegensi Umum): Mengungkap kemampuan mental secara umum

Test Kepribadian:

1. EPPS (Edwards Personal Preference Schedulue): Untuk mengukur kepribadian berdasarkan kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya. Ada 16 Faktor yang dijadikan sebagai acuan.

2. DAM dan BAUM (Draw A Man Test): untuk mengetahui tanggung jawab, kestabilan, ketahanan kerja, dan kepercayaan diri.

3. WARTEGG: untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual, dan aktifitas subjek.

4. PAULI: Untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja mulai dari keuletan, daya tahan, ketekunan, konsentrasi, kendali diri dan daya penyesuaian.

5. KRAEPLIEN: untuk mengungkap ketelitian, kecepatan, kestabilan, dan ketahanan kerja.

Tips Persiapan Menghadapi Psikotest:

1. Belajar menjawab soal-soal dalam test. Cari beberapa contoh soal di google atau buku. Hal ini bertujuan untuk mengasah kecepatan otak dalam menghitung maupun mengasosiasikan kata.

2. Pelajari semua jenis tipe test. Mulai dari tes kecerdasan hingga kepribadian. Karena, jarang sekali perusahaan memberi tahu jenis tipe test yang akan di gunakan.

3. Cermati soal dan perhatikan intruksi yang di berikan, dan sering-seringlah mengecek sisa waktu yang disediakan.

4. Tetap tenang jangan gugup ataupun Panik.

5. Datang lebih awal 15 menit atau 30 menit ke tempat Test. Supaya ada waktu untuk menenangkan diri sebelum melakukan test.

Mengapa Butuh Berlatih untuk menghadapi Psikotes?

Berdasarkan penelitian, berlatih atau belajar Psikotes mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menentukan Hasil test.

Untuk mengetahui jenis-jenis test lebih lengkap dan tips menahlukkan test dengan hasil maksimal,  Anda bisa membaca Buku PROGRAM TEST PSIKOLOGI yang ditulis oleh Dwi Sunar Prasetyono.

Penulis | Daim

Advertisement

Related posts

Leave a Comment