Jual Kiloan Alat Berat Jenis ‘Backhoe Loader’, 4 Maling Diciduk Sat Reskrim Polres Taput

Setelah menjual alat berat jenis 'Backhoe Loader' secara kiloan, 4 maling diciduk Sat Reskrim Polres Taput di tempat berbeda.

topmetro.news – Setelah menjual alat berat jenis ‘Backhoe Loader’ secara kiloan, 4 maling diciduk Sat Reskrim Polres Taput di tempat berbeda.

Mereka adalah, VAB (39) warga Desa Hutabarangan Kecamatan Sibolga Utara, Kodya Sibolga, DS (53) warga Desa Hutatoruan IV Kecamatan Tarutung Taput, BS (27) warga Desa Lobu Hole Kecamatan Siatas Barita Taput, dan APS (49) warga Desa Siraja Hutagalung Kecamatan Siatas Barita Taput.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak SH SIK melalui Kasi Humas Aiptu W Baringbing membenarkan penangkapan ke empat pelaku.

Pertama berhasil ditangkap tersangka VAB, Sabtu (24/2/2024), dari tempat persembunyianya di kawasan Selambo Medan.

Setelah VAB diperiksa lalu berkembang keterangan dan mengakui bahwa tiga tersangka lain turut serta melakukan pencurian tersebut.

Maka, Senin (26/2/2024), ketiga tersangka lain pun berhasil diciduk Sat Reskrim Polres Taput dari kediaman masing-masing.

Penangkapan empat tersangka ini dilakukan atas laporan pengaduan korban JPM (40) warga Jalan Raja Johanes Desa Hutatoruan I Kecamatan Tarutung, ke Polres Taput, tanggal 15 Januari 2024.

Kronologis

Dalam laporanya, pada tanggal 23 November 2023, JPM menitipkan satu unit alat berat jenis ‘Bakchoe Loader’ miliknya di sebuah gudang Jalan Sutan Sumurung Kecamatan Tarutung, dalam keadaan rusak.

Pada tanggal 12 Januari 2024, JPM kembali ke gudang tersebut hendak memperbaiki alat berat tersebut. Setelah tiba di gudang, ternyata ‘Bakchoe Loader’ sudah hilang dan gudang pun terbuka.

JPM sempat mencari-cari informasi atas hilangnya barang tersebut. Namun tidak mendapat informasi, sehingga ia melapor ke polres.

Setelah dilakukan penyelidikan lalu identitas para pelaku terindetifikasi dan selanjutnya dilakukan penangkapan.

Rp5.000/Kg

Dalam keteranganya, para pelaku mengakui bahwa alat berat tersebut dicurinya pada Hari Kamis, 11 Januari 2024, pukul 01.00 WIB dini hari. Alat berat tersebut diangkut dengan menggunakan mobil ‘crane’ dan menjualnya ke Medan khusus untuk penampung alat berat yang rusak.

Alat berat tersebut dijual dengan harga Rp5. 000/kg. Sehingga totalnya Rp36.000.000 dan uang nya di bagi-bagi.

Keempat pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polres Taput untuk pengembangan.

reporter | Jansen Simanjuntak

Related posts

Leave a Comment