Imbauan Polsek Linggabayu gak Dianggap, Galian C Ilegal Desa Lancat Terus Beroperasi

topmetro.news – Diduga kebal hukum, oknum pelaku galian C ilegal di Desa Lancat Kecamatan Linggabayu tetap terus melancarkan aktifitasnya melakukan penambangan, sebagaimana terpantau, Kamis (11/7/2024).

Ada kesan, pemilik galian C itu menganggap imbauan Kapolsek Linggabayu itu hanya ‘pepesan kosong’ belaka.

Di mana sebelumnya, berdasarkan data dan informasi yang ada pada wartawan, Polsek Linggabayu di bawah pimpinan AKP Marlon Rajagukguk telah melakukan imbauan pelarangan untuk melalukan aktifitas galian C ilegal di wilayah hukumnya.

Setelah dilakukan imbauan pertama oleh Tim Polsek Linggabayu, aktifitas galian C di Sungai Batangnatal ini sempat berhenti sebentar.

“Benar. Pascaviralnya pemberitaan terkait ini di media, aktifitas sempat berhenti sebentar saat memasuk HUT Bhayangkara ke 78 kemaren. Tetapi sempat berlanjut main malam hari,” ungkap warga

Lalu sambungnya, Kapolsek Linggabayu kembali melakukan imbauan kedua dengan memasang spanduk di tengah jalan, dan mereka berhenti kembali. Namun kini main kembali.

Kapolsek Linggabayu AKP Marlon Rajagukguk ketika dikonfirmasi terkait hal ini via WhatsApp, hingga berita ini ditayangkan, belum juga ada jawaban.

Sementara itu Kapolres Madina AKBP Ari Sofandi Paloh melalui Kasi Humasy Polres Madina Ipda Bagus Seto SH menjelaskan, akan segera melakukan cek lapangan.

“Terima kasih Bang informasinya. Saya akan suruh anggota segera cek lapangan,” jawabnya singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari warga setempat, A alias BD selaku oknum pemain galian C di Desa Lancat ini diduga kuat bekerjasama dengan A, seorang warga keturunan pemilik AMP di Kecamatan Linggabayu.

Bahkan terkuak bahwa alat berat dan mobil truk yang biasa beroperasi di lokasi galian C ilegal tersebut adalah milik A warga keturunan pemilik AMP tersebut.

reporter | TIM

Related posts

Leave a Comment