topmetro.news, Asahan – Jalan rusak hingga puluhan tahun, ratusan masyarakat dari 4 Desa di Kecamatan Bandar Pulau menggeruduk Kantor Bupati Asahan, Senin (6/7).
Koordinator aksi, Putra Manurung menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya : mendesak Pemkab Asahan agar melakukan pengaspalan total pada ruas jalan penghubung Desa Padang Pulo, Gajah Sakti, Buntu Maraja dan Gunung Berkat Kecamatan Bandar Pulau.
Putra meminta agar Pemkab Asahan mengalokasikan anggaran APBD setiap tahun untuk pembangunan ruas jalan minimal 1 KM pertahun.
‘”Mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melakukan survei lapangan, menetapkan jadwal pembangunan serta memasukkan program pengaspalan jalan tersebut ke dalam skala prioritas”, kata Putra.
“Perbaikan jalan sangat dibutuhkan demi keselamatan masyarakat, meningkatkan perekonomian warga serta mengakhiri ketertinggalan pembangunan yang telah dirasakan selama puluhan tahun”, kata Putra.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi didampingi Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dihadapan ratusan pengunjuk rasa menyampaikan apresiasi atas kedatangan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan kondusif.
“Terima kasih atas kritik dan masukan yang membangun dari masyarakat 4 Desa di Kecamatan Bandar Pulau. Aspirasi ini kami terima dan Insyaallah kami tindaklanjuti sesuai kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan”, kata Bupati.
Bupati menegaskan pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan 4 desa di Kecamatan Bandar Pulau menjadi perhatian Pemkab Asahan.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Asahan, terkhusus masyarakat Bandar Pulau untuk mendukung program pembangunan demi terwujudnya visi misi Pemkab Asahan sejahtera, religius, maju dan berkelanjutan.
“Terima kasih aspirasinya, hati hati di jalan dan semoga selamat hingga kerumah masing masing”, kata Bupati.
Reporter | Indra

