Bahrumsyah Desak Pemko Medan Prioritaskan Pembangunan Jalan Sentosa Barat dan Sicanang

topmetro.news, Medan – Pembangunan infrastruktur jalan di kawasan pesisir Kota Medan kembali menjadi sorotan.

Pembangunan Jalan Sentosa Barat Lingkungan 20 dan Jalan Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, yang telah dimulai sejak 2025 hingga kini belum dilanjutkan ke tahap penimbunan dan pembetonan.

Anggota DPRD Medan T Bahrumsyah, mendesak pemko segera melanjutkan pembangunan tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu prioritas pada Tahun Anggaran 2026.

Bahrumsyah mengatakan, pekerjaan yang dilakukan pada 2025 baru sebatas pemancangan tiang pancang. Setelah itu, pembangunan tidak berlanjut sehingga kondisi jalan masih memprihatinkan dan menyulitkan aktivitas masyarakat.

“Jalan ini sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2025, tetapi baru pemancangan tiang pancang. Sampai sekarang belum dilanjutkan dengan penimbunan dan pembetonan. Padahal kebutuhan masyarakat terhadap jalan yang layak sangat mendesak,” ujar Bahrumsyah, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, kondisi geografis Belawan Sicanang sebagai wilayah pesisir membuat jalan tersebut kerap tergenang air pasang atau rob. Genangan yang terjadi secara berulang juga membuat permukaan jalan berlumut dan licin sehingga membahayakan warga.

Kondisi tersebut, kata Bahrumsyah, tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan, terutama anak-anak yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk pergi dan pulang sekolah.

“Jalan ini terus digenangi air pasang rob. Kondisinya menjadi sangat licin karena berlumut dan sudah banyak warga yang jatuh. Anak-anak yang mau sekolah juga harus melewati jalan seperti ini. Ini bukan lagi sekadar persoalan kenyamanan, tetapi sudah menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Bahrumsyah meminta Pemko Medan tidak membiarkan pembangunan jalan tersebut berlarut-larut. Apalagi pekerjaan telah dimulai sejak 2025 sehingga masyarakat berharap proyek tersebut segera diselesaikan.

“Saya mendesak Pemko agar pembangunan jalan tersebut menjadi skala prioritas dan wajib dikerjakan pada Tahun Anggaran 2026. Jangan sampai masyarakat terus menunggu sementara kondisi jalan semakin rusak dan membahayakan,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan sekaligus mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Saya mengundang Kepala Dinas SDABMBK dan jajaran untuk turun ke lokasi. Jangan hanya melihat laporan di atas kertas. Lihat langsung kondisi jalannya dan pastikan pembangunan ini memang sangat mendesak untuk segera ditangani,” ujarnya.

Bahrumsyah turut meminta perhatian langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terhadap kondisi infrastruktur di Belawan Sicanang. Menurutnya, jalan merupakan infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan mobilitas masyarakat.

“Kepada Bapak Wali Kota Medan Rico Waas, kami berharap atensinya agar pekerjaan pembangunan jalan ini segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Masyarakat sudah cukup lama menunggu,” katanya.

Ia menegaskan, pembangunan jalan di kawasan pesisir tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik. Konstruksi harus direncanakan dan dikerjakan sesuai karakteristik wilayah sehingga mampu bertahan menghadapi genangan air rob.

“Jangan hanya dibangun, tetapi harus benar-benar direncanakan dan dikerjakan sesuai kondisi wilayah. Kita tidak ingin jalan selesai dibangun, tetapi kembali rusak karena tidak mampu menghadapi air rob,” pungkasnya.

Bahrumsyah berharap Pemko Medan segera mengambil langkah konkret agar pembangunan Jalan Sentosa Barat Lingkungan 20 dan Jalan Sicanang dapat dilanjutkan pada 2026 dan memberikan akses jalan yang aman serta layak bagi masyarakat Belawan Sicanang.

reporter | Thamrin Samosir

Related posts

Leave a Comment