topmetro.news, Medan – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghadirkan layanan Eazy Paspor di Universitas Medan Area (UMA), Sabtu (15/8/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Imigrasi Belawan mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan paspor. Melalui layanan ini, pemohon tidak perlu datang secara perorangan ke kantor imigrasi karena pelayanan dilakukan secara kolektif di lokasi yang telah ditentukan.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area Prof Syafrida Hafni Sahir, menyambut baik pelaksanaan layanan Eazy Paspor tersebut. Menurutnya, kehadiran petugas imigrasi di lingkungan kampus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan paspor.
“Layanan yang diberikan ini sangat memudahkan warga yang membuat paspor. Kami hanya memfasilitasi untuk memiliki identitas ke luar negeri,” ujar Syafrida.
Ia menyebutkan, layanan Eazy Paspor di UMA telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Dalam kegiatan tersebut, terdapat 35 pemohon yang terdiri dari pegawai, dosen, mahasiswa, relasi dan masyarakat lainnya.
Syafrida berharap layanan serupa dapat terus dihadirkan karena menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja.
Kemudahan layanan juga dirasakan Dewi, salah seorang pemohon. Ia mengaku terbantu dengan adanya Eazy Paspor di lingkungan kampus karena proses pengurusan paspor dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
“Layanan Eazy Paspor ini sangat membantu, terutama bagi kami yang memiliki kesibukan pada hari kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk, mengatakan Eazy Paspor merupakan salah satu bentuk komitmen jajarannya dalam memperluas akses pelayanan paspor kepada masyarakat.
“Eazy Paspor ini merupakan bentuk komitmen Imigrasi Belawan untuk memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, tertib, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Eko.
Ia menjelaskan, melalui program tersebut, permohonan paspor dapat dilakukan secara kolektif di lokasi yang telah ditentukan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu datang secara perorangan ke kantor imigrasi.
Selain memberikan kemudahan, pelayanan secara kolektif juga dinilai lebih efisien karena petugas imigrasi dapat langsung memberikan layanan di lokasi pemohon.
Menurut Eko, pelaksanaan Eazy Paspor dalam momentum HUT ke-81 RI sekaligus menjadi bagian dari semangat menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.
Inovasi pelayanan tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam mewujudkan semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’.
“Pelayanan keimigrasian harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, adil dan ramah,” tegas Eko.
Eko berharap layanan Eazy Paspor dapat terus dikembangkan di berbagai lokasi sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kemudahan dalam mendapatkan dokumen perjalanan.
Menurutnya, pelayanan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat tidak hanya meningkatkan akses, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan keimigrasian.
reporter | Thamrin Samosir

