Sumut Kejar Listrik 100 Persen, 117 Lokasi Lisdes Disiapkan hingga Pelosok Desa

topmetro.news, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumut memperkuat sinergi untuk menuntaskan program Listrik Perdesaan (Lisdes).

Upaya tersebut dilakukan guna memperluas akses listrik hingga ke wilayah pelosok sekaligus mendukung pencapaian Rasio Elektrifikasi (RE) 100 persen.

Penguatan sinergi itu dibahas dalam Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Lisdes, Fasilitasi Penyiapan Lahan, serta Penyelesaian Perizinan yang digelar di Aula Kantor PLN UID Sumut, Jalan Yos Sudarso, Medan, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri perwakilan dari 33 kabupaten/kota se-Sumut serta sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, dan ATR/BPN.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor menegaskan, akses listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian, mendukung pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Terlepas dari kendala, rintangan, dan hambatan yang ada, apakah karena lokasinya sulit, kawasan hutan lindung, atau area konservasi, jangan sampai masalah administrasi menghambat aliran listrik ke dusun-dusun kita. Ini tanggung jawab moral dan tugas pokok kita sebagai pelayan masyarakat,” tegas Timur Tumanggor.

Menurut Timur, saat ini terdapat 117 usulan lokasi program Lisdes yang telah masuk ke Dinas ESDM Sumut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 lokasi berada di lima kabupaten prioritas, yakni Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Mandailing Natal (Madina).

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan forum coaching clinic yang digelar dalam kegiatan tersebut untuk menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya terkait perizinan dan kesiapan lokasi. Dengan demikian, pembangunan jaringan listrik di lokasi yang telah diusulkan dapat direalisasikan pada 2027.

RE Sumut Capai 99,86 Persen

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menyampaikan, Rasio Elektrifikasi (RE) di Sumatera Utara saat ini telah mencapai 99,86 persen.

Meski capaian tersebut sudah mendekati 100 persen, pemerintah tetap memprioritaskan penuntasan akses listrik di wilayah pelosok sebagai bagian dari target nasional mencapai RE 100 persen pada 2029.

“Untuk tahun 2026, terdapat 106 lokasi jaringan Lisdes di Sumatera Utara yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Sekitar 44 persen atau 47 lokasi di antaranya berada di wilayah Kepulauan Nias dan Mandailing Natal,” ujar Feby.

Ia menjelaskan, Kementerian ESDM menerapkan tiga strategi utama dalam memperluas akses listrik, yakni melalui perluasan jaringan distribusi atau grid, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal, serta PLTS Individual.

Feby juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk memastikan berbagai kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi sejak awal.

Di antaranya fasilitasi infrastruktur jalan, kejelasan data koordinat lokasi, penyelesaian izin pemanfaatan kawasan hutan, hingga sosialisasi Right of Way (ROW) kepada masyarakat. Menurutnya, kepastian tersebut sangat penting agar pembangunan jaringan distribusi listrik tidak terkendala persoalan lahan maupun ganti rugi.

PLN Siap Eksekusi

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Sumut Rizky Mochamad menyatakan kesiapan PLN untuk mengeksekusi pembangunan infrastruktur Lisdes di lapangan.

Ia menekankan, kepastian perizinan dan aksesibilitas menjadi faktor penting agar pembangunan jaringan listrik dapat berjalan sesuai target.

“Ukuran keberhasilan program listrik desa bukan sekadar berapa banyak tiang dan jaringan yang terbangun, tetapi berapa banyak masyarakat yang akhirnya dapat menikmati listrik dan merasakan manfaat nyatanya,” kata Rizky.

Menurutnya, PLN membutuhkan dukungan dan sinergi pemerintah daerah, terutama dalam fasilitasi lahan, penyelesaian perizinan, serta koordinasi sosial dengan masyarakat.

Rizky berharap kolaborasi antara Pemprov Sumut, Kementerian ESDM, PLN dan pemerintah kabupaten/kota dapat mempercepat realisasi program Lisdes, khususnya di wilayah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses listrik.

Dengan sinergi tersebut, target menghadirkan listrik hingga ke pelosok Sumatera Utara diharapkan tidak sekadar menjadi angka capaian elektrifikasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kualitas kehidupan.

Penulis |Erris 

Related posts

Leave a Comment