Dari Sekolah ke Kampus, PLN UID Sumut Dorong Talenta dan Inovasi Kendaraan Listrik

topmetro.news, Medan – Pengembangan keterampilan konversi motor listrik di sekolah membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mendukung kolaborasi tersebut untuk menyiapkan talenta muda sekaligus membuka peluang inovasi dan usaha di bidang kendaraan listrik.

Dukungan ini diwujudkan melalui Seminar Inovasi Teknologi di Aula Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Kamis (5/11/2026). Bertema “Transisi Energi dan Transformasi Teknologi: Peran Konversi Motor Listrik dalam Mendorong Inovasi, Riset, dan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik”, kegiatan diselenggarakan Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama SMK Muhammadiyah 9 Medan dengan menggandeng UMSU.

Seminar merupakan bagian dari pengembangan program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik yang telah berjalan sejak 2025. Pengalaman praktik di sekolah menjadi bahan diskusi bersama akademisi dan komunitas untuk memperluas wawasan mengenai teknologi, kebutuhan pengguna, serta potensi jasa konversi dan perawatan.

Dosen Teknik Elektro UMSU Prof Dr Ir H Suwarno MT, menilai kegiatan ini sangat baik bagi mahasiswa karena memberikan kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan di bangku kuliah dengan penerapan teknologi di lapangan. Pertemuan dengan praktisi dan komunitas juga membantu mahasiswa memahami perkembangan kendaraan listrik secara lebih luas.

Dari sisi pengguna, Ketua Medan Electrik Rider Community, Muhammad Affandi SPd menyampaikan bahwa biaya konversi sebanding dengan manfaat biaya operasional kendaraan listrik yang sangat murah. Menurutnya, pertimbangan ekonomi perlu melihat pengeluaran awal sekaligus penghematan selama kendaraan digunakan.

Diskusi dipandu Rizki A Situmorang, MH, dengan menghadirkan Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara Darma Saputra, sebagai salah satu narasumber. Darma menekankan pentingnya pendampingan agar keterampilan peserta dapat berkembang menjadi kemampuan yang produktif.

“Melalui TJSL PLN Peduli, kami ingin keterampilan yang dibangun di sekolah terus berkembang. Pertemuan dengan akademisi dan komunitas memberi kesempatan bagi peserta untuk memperluas pengetahuan, memahami kebutuhan pengguna, serta melihat peluang pengembangan jasa konversi dan perawatan kendaraan listrik,” ujar Darma.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula hadiah kepada pemenang Kompetisi Konversi Motor Listrik Antar SMA/SMK Kota Medan yang digelar di SMK Gelora Jaya Nusantara, Rabu (4/11/2026). Peringkat pertama diraih SMK Taman Siswa dengan motor Scoopy, kedua SMK Muhammadiyah 8 Medan dengan Mio, dan ketiga SMK Gelora Jaya Nusantara dengan Vario. Adapun peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati SMK Negeri 4 Medan dan SMK Sinar Husni, yang sama-sama mengonversi motor BeAT.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad, mengapresiasi keterlibatan sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting agar perkembangan kendaraan listrik turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Transisi energi membuka kesempatan bagi generasi muda untuk ikut mengembangkan teknologi. Kami berharap keterampilan yang diperoleh melalui program ini menjadi bekal untuk bekerja, berinovasi, maupun merintis usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta dan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Rizky.

Melalui kompetisi dan seminar, PLN UID Sumatera Utara menghubungkan pembelajaran praktik, wawasan akademis, dan pengalaman pengguna sebagai bekal generasi muda menghadapi perkembangan industri kendaraan listrik.

sumber| RELIS

Related posts

Leave a Comment