Akhirnya, Nurhajizah Dilantik Jadi Wagubsu

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dan mengambil sumpah Brigjen TNI (Purn) Hj Nurhajizah Marpaung sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) untuk sisa periode 2013-2018, di Istana Negara, Jakarta, Kamis

Sebelum dilantik, Nurhajizah menerima penyerahan petikan Keputusan Presiden Nomor 142/P Tahun 2016 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Gubernur Sumatera Utara Sisa Masa Jabatan Tahun 2013-2018.Prosesi dilanjutkan dengan upacara pelantikan oleh Presiden, dan pengambilan sumpah jabatan.

Hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Gubsu H Tengku Erry Nuradi, Ketua DPRDSU Wagirin Arman, anggota DPRDSU Syah Affandi (Ondim), Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Ketua TP PKK Provsu Hj Evi Diana Erry, sejumlah SKPD Provsu dan undangan.

Nurhajizah menggantikan posisi Wakil Gubernur Sumut yang lowong setelah Wagub sebelumnya Tengku Erry Nuradi ditetapkan sebagai Gubernur menggantikan Gatot Pujo Nugroho yang tekandung kasus korupsi, dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam dalam pemilihan yang diselenggarakan di ruang Sidang Paripurna DPRD Sumut, Senin, 24 Oktober 2016 lalu, Nurhajizah yang berasal dari dari Partai Hanura terpilih menjadi Wakil Gubernur Sumut menyisihkan calon lainnya, Muhammad Idris, yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).Saat pemilihan itu, Nurhajizah memperoleh 68 suara dari 87 suara sah. Sementara Idrus hanya mendapatkan 19 suara.

Nurhajizah lahir di Bandar Pulau, Asahan, tanggal 7 Agustus 1956. Ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum USU Medan (1983), Magister Hukum Unpad Bandung (2008), dan Doktor ilmu hukum Unpad (2012).
Di lingkungan TNI, ia pernah menjabat sebagai Kabag Luhkum Rokum Setjen Kementerian Pertahanan pada tahun 2001dan Kepala Biro Hukum Rokum Setjen Kementerian Pertahanan pada tahun 2011.

“Dengan dilantiknya Wakil Gubsu ini, tentunya kita bukan lagi milik satu golongan atau kelompo.k tertentu. Kita milik seluruh lapisan masyarakat Sumatera Utara,”ujar Gubsu Tengku Erry Nuradi usai pelantikan.

Erry mengharapkan ibu Nurhajizah dalam membantunya dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Sumatera Utara dengan baik. Mampu berkoordinasi dengan instansi vertikal di daerah,menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan. Kemudian, seperti melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup. Selain itu memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan kota.

“Kita harus tetap kompak, bersinergi dalam memikul tugas masing-masing. Dan yang terpenting lagi saling berkoordinasi dalam menjalankan roda pemerintahan untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. Kita wujudkan good government dan clean governance,” demikian kata Erry. (TM-Uck)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment