Diancam Akan Dibunuh, Bocah SMP Jadi Budak Seks Selama Lima Tahun

Advertisement

TOPMETRO.NEWS -Karena diancam akan dibunuh, salah seorang siswa SMP berinisial H (13) warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli. Harus melayani nafsu bejat sang gurunya.

H harus melayani nafsu bejat sang guru sejak menduduki kelas 3 Sekolah Dasar(SD) hingga ia berada di bangku kelas 2 SMP.

Menurut H dirinya melayani nafsu bejat sang guru saat dirinya sedang mengaji disalah satu Mesjid tak jauh dari rumahnya.

Namun, H tak berani mengadu dikarenakan ancaman mau dibunuh oleh gurunya bernama Sofian, agar hubungan yang dilakukannya jangan dibeberkan kepada siapa saja terutama kepada orang tuanya.

Tetapi klimaksnya saat HR mendengar kajian dari Al-ustadz dipesantren ia belajar, pesan yang tak tersampaikan itu bocor.

Tapi akhirnya H pun memberanikan diri dan memberitaukan kepada orangtuanya bahwa dirinya sejak SD sering disodomi oleh Sofian.

Mengetahui kalau anaknya telah disodomi orangtua H langsung menyambangi kediaman Sofian.

“Tengok lah bang, sudah sampai mau bunuh diri anak ku gara-gara disodomi oleh gurunya,”ungkap wanita berusia 40 tahun itu saat berada di Polsek Medan Labuhan.

Terpisah, petugas SPKT Polsek Medan Labuhan mengatakan telah menerima laporan orangtua korban.”Korban sedang dimintai keterangan,”ucapnya singkat.(TM-10)

 27 total views,  1 views today

Advertisement

Related posts

Leave a Comment