Sekda Simalungun: Umbul Air Dusun Aek Nauli Bukan Milik Perumda Tirtauli Pematangsiantar

topmetro.news, Simalungun – “Kita akan mengundang pihak Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar dan seluruh instansi terkait jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menyelesaikan masalah umbul air di Dusun Aek Nauli Kelurahan Pane Tonga, Kecamatan Panei.”

Hal itu dikatakan Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora, ketika bincang-bincang dengan topmetro.news, di kantornya Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat (24/4/2026), tentang areal persawahan yang kering total akibat ulah Perumda Tirtauli Pematangsiantar.

Lebih lanjut dikatakan, Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar semestinya memikirkan kepentingan kebutuhan air terhadap areal persawahan di bagian hilir umbul air tersebut. Jangan cuma fokus kepada kepentingan warga Kota Siantar.

Umbul air berada di wilayah Kabupaten Simalungun, seyogianya Perumda Tirtauli tidak boleh melakukan tindakan semena-mena membangun bak penampungan debit air dari umbul secara permanen demi kepentingan komersial dan profit yang mereka tentukan.

Akibat pembangunan bak penampungan itu maka fungsi umbul air sudah berobah menjadi salah satu umbul air milik Perumda Tirtauli. Pada hal sejak puluhan tahun lalu, umbul air telah digunakan petani sebagai sumber air utama untuk mengairi sawah.

“Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar masih memiliki tunggakan sejumlah Rp15 miliar ke Pemkab Simalungun. Pemkab Simalungun akan berusaha keras mengembalikan fungsi umbul/mata air tersebut ke kondisi semula supaya petani bisa kembali bertanaman padi,” tutur Mixnon Simamora.

Mixnon Simamora berjanji secepatnya bakal menyelesaikan permasalahan umbul itu. “Minggu depan kita adakan RDP bersama petani dan mengundang Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar serta Instansi terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Kelurahan Pane Tonga Kecamatan Panei, Moga Zega, secara terpisah, sewaktu diminta topmetro.news tanggapannya mengungkapkan, bahwa warga sekitar di Kelurahan Pane Tonga tidak memanfaatkan umbul air untuk mengairi areal persawahan maupun air minum.

Sumber air untuk kebutuhan minum warga di Kelurahan Pane Tonga berasal dari umbul air Nagori Mekar Sari dan Dusun Parsaguan Nagori Simpang Pane Raya Kecamatan Pane, termasuk debit air terhadap persawahan.

Sebelumnya diberitakan bahwa areal persawahan di Dusun Silamaklamak, Dusun Bombongan Nagori Janggir Leto Kecamatan Panei, juga di Dusun Bah Ruksi, Saba II, dan Saba III Nagori Pematang Panei Kecamatan Pematang Panei seluas 150 hekatar, saat ini sudah menjadi kering, tidak bisa ditanami padi. Para warga terpaksa bercocok tanam palawija.

reporter | Tumpak Panjaitan

Related posts

Leave a Comment