You are here
Reza Rahadian Merinding Ziarah ke Makam Benyamin Sueb Hiburan 

Reza Rahadian Merinding Ziarah ke Makam Benyamin Sueb

topmetro.news – Aktor Reza Rahadian memerankan mendiang Benyamin Sueb dalam film terbarunya Benyamin: Biang Kerok. Sebagai bentuk penghargaannya, Reza Rahadian pun berziarah ke makam Benyamin Sueb di kawasan Karet Bivak, Jakarta Pusat pada hari Jumat (26/1/2018).

“Hari ini ziarah ke makam Benyamin Sueb karena film sudah selesai dan segera tayang 1 Maret. Ini untuk menghormati almarhum Babeh. Kita juga akan bertemu keluarga di Bens Radio. Sebenarnya, ini baru selesai syuting dua hari yang lalu, alhamdulillah keseluruhan syutingnya lancar,” ujar Reza Rahadian.

Reza Rahadian bermain dalam film Benyamin: Biang Kerok yang disutradarai Hanung Bramantyo. Ia berperan sebagai Pengki, sosok tokoh Betawi yang dulu pernah diperankan mendiang Benyamin. Film Benyamin Biang Kerok tidak menceritakan kisah inspiratif Benyamin Sueb di dunia nyata. Namun, menghidupkan kembali sosok Benyamin kala berperan sebagai Pengki di Biang Kerok (1972).

Reza Rahadian mengaku jika dirinya baru pertama kali datang ke makam Benyamin Sueb. Pertama kali melihat dan berdoa, Reza pun mengaku merinding.

“Semua orang yang pernah nonton karya beliau pasti tau sosoknya. Saya beruntung sekali bisa memerankan dirinya, ketemu dengan keluarganya. Merinding lah kalau lihat prosesnya tadi,” ujar Reza Rahadian.

Reza tidak memungkiri sosok Benyamin Sueb sebagai seniman besar. Ia mengenal karya-karya beliau sebagai seorang aktor besar di masanya. Tak cuma sebagai aktor, Benyamin Sueb diakui Reza Rahadian juga sebagai budayawan.

“Beliau itu seniman besar. Budayawan yang perjuangannya tidak hanya sebagai aktor. Saya ingat banget di era lagu keroncong saya pernah baca artikel almarhum Benyamin yang mempopulerkan. Saya banyak tahu sosoknya dari Ibu Christine Hakim,” ujar Reza rahadian.

Observasi Sebulan

Berperan sebagai Benyamin Sueb diakui oleh Reza Rahadian tak membuatnya kesulitan. Untuk observasi, Reza Rahadian mengaku mempelajarinya selama sebulan.

“Kalau untuk observasi, reading pembelajaran sekitar satu bulan ngulik skenarionya. Bagaimanapun saya masih punya ruang berkreasi, tapi tidak memungkiri babeh punya ketawa khasnya, enggak literally clone almarhum karena tidak mungkin karena bukan remake ini hanya terinpirasi dari film babeh,” ujarnya.(TMN)

sumber: liputan6.com

863 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment