You are here
Mata Uang Euro Makin Perkasa Ekonomi & Bisnis 

Mata Uang Euro Makin Perkasa

topmetro.news – Mata uang Euro kini makin perkasa seiring kondisi perekonomian kawasan Eropa yang stabil. Di hadapan beberapa mata uang utama dunia lainnya, EUR berhasil unggul. Akhir pekan lalu misalnya, pasangan EUR/GBP terangkat 0,63% ke level 0,8822. Serupa, EUR/JPY pun naik 0,29% menjadi 137,25. Hanya pairing EUR/USD saja yang turun 0,37% ke posisi 1,2463.

Ungguli Euro

Sementara itu, sepanjang pekan lalu, data ekonomi di Benua Eropa cenderung stabil. Misalnya, data Final Manufacturing PMI Januari 2018 di level 59,6. Bahkan, kenaikan angka pengangguran di Spanyol yang mencapai 63.700 orang pun tak sanggup menggoyahkan posisi Euro.

Di hadapan poundsterling, EUR tetap perkasa. Malahan, posisi EUR/GBP di akhir pekan lalu jadi yang tertinggi sepanjang tahun ini.

Diperkirakan, pelemahan GBP dimulai begitu data manufaktur Inggris Januari 2018 jatuh, dari posisi 56,2 menjadi 55,3. Selang beberapa hari, laporan konstruksi di negeri Ratu Elisabeth II pun anjlok ke level 50,2. Padahal, di Desember 2017 masih ada di 52,2.

Alwi Assegaf, Analis Global Kapital Investama menyebutkan, keadaan ini kembali memicu keraguan pasar dan industri terkait proses negosiasi Brexit. “Investor banyak keluar dari Inggris karena Brexit yang menyisakan ketidakpastian perekonomian,” kata dia akhir pekan lalu.

Meski begitu potensi poundsterling untuk rebound dalam jangka menengah tetap ada. Sebab, dalam pidato terakhirnya, Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney menyatakan, ada kebijakan pengalihan fokus ekonomi ke pengendalian inflasi. Ini jadi sinyal rencana kenaikan suku bunga bank sentral Inggris dalam jangka menengah.

Keperkasaan EUR juga terlihat atas yen. Andri Hardianto, Research & Analyst Asia Tradepoint Futures, bilang, saat ini mata uang Jepang masih sepi sentimen. Soalnya, negeri matahari terbit masih minim rilis data ekonomi.

Alhasil, posisi euro tak terbendung. Apalagi, European Central Bank (EBC) sudah mengeluarkan sinyal bakal mengakhiri belanja stimulus. Memang, sejumlah pejabat ECB telah memberi kode untuk melakukan tapering off pada September tahun ini.(tmn)

sumber: kontan

666 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment