You are here
Dosen Pertanian UHN Presentasikan Tipa-Tipa Toba di Jerman Info Metro 

Dosen Pertanian UHN Presentasikan Tipa-Tipa Toba di Jerman

topmetro.news – Internasionalisasi Universitas HKBP Nommensen terus berlanjut ke Eropa. Salah satu dosen Fakultas Pertanian UHN atas nama Dr Ir Erika Pardede MAppSc menjadi salah satu pemakalah mengenai peningkatan ketahanan pangan di Georg August Universität, Gttingen, Jerman. Dia pun memperkenalkan tipa-tipa Toba.

Demikian disampaikan Humas UHN Jonson Rajagukguk SSos SE MAP, Kamis (19/4/2018).

“Dosen UHN mampu menjadi pemakalah di Eropa, khususnya Jerman sebagai negara maju, adalah hal membanggakan,” kata Humas UHN ini, seraya menyebut, Dr Erika merupakan lulusan dari Jerman yakni Georg August Universität, Gttingen, Jerman.

Dijelaskannya, Dr Erika Pardede berturut-turut mengikuti dua seminar international di Jerman. Keduanya atas undangan Deutscher Akademischer Austauschdients (DAAD) yang bermarkas di Bonn, Jerman, dalam selang waktu enam bulan.

Satu-satunya dari Indonesia

Undangan pertama adalah workshop yang berlangsung di Gttingen, Jerman dari tanggal 6-13 November 2017. Workshop ini bertemakan ‘Steigerung der Ernährungssicherung durch Precision Agriculture’ (Peningkatan Ketahanan Pangan melalui Precision Farming). Tuan rumah adalah Program Studi Teknik Pertanian, Georg August Universität, diikuti 25 alumni Jerman.

Dr Erika Pardede merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia, yang terpilih dari ratusan pelamar di banyak negara. Karya ilmiah yang dipresentasikan dalam workshop berupa hasil penelitian yang berjudul ‘Calcium and Dolomite as Calcium Sources for Potato Plants’.

Peserta workshop kemudian mengunjungi Agritechnica, sebuah pameran dagang di bidang teknik pertanian di Kota Hannover, Jerman. Pameran tersebut diikuti 2.802 perusahaan besar dan terkemuka dari 52 negara, yang hadir dengan innovasi-innovasinya. Sebagai gambaran, pameran yang berlangsung 14-18 November 2017 itu menarik 458.000 pengunjung dari 130 negara, dimana 110.000 di antaranya berasal dari luar Jerman.

Di samping itu selama pameran terdapat forum, kongres, dan workshop yang menggambarkan trend teknologi pertanian dan mendiskusikan topik-topik kunci terkait masa depan pertanian.

Mengenalkan Tipa-tipa

Undangan workshop kedua bertema ‘Efficiency Improvements in Sustainable Horticultural Value Chains’ dari tanggal 12-19 Maret 2018. Tuan rumah kali ini adalah Institute of Horticultural Production Systems, Leibniz Universität di Hannover. Dr Erika Pardede bersama dengan tiga alumni Jerman asal Indonesia lainnya merupakan bagian dari 25 orang peserta yang terpilih dari ratusan pelamar di banyak negara.

Dalam workshop ini, Erika Pardede mengenalkan tipa-tipa sebagai makanan lokal daerah Toba. Lalu mendiskusikan kajian tentang kondisi higiene sanitasi pengolahan tipa-tipa.

Hasil kajian berdasarkan survei ini menyimpulkan bahwa masih sangat diperlukan peningkatan higiene dan sanitasi dalam proses pengolahan tipa-tipa agar dapat memenuhi standar ‘Hygiene Good Practices’ (HGP). Ini sesuai peraturan yang dikeluarkan BPOM untuk industri rumah tangga (IRT).

“Patut kita syukuri betapa dosen Pertanian UHN punya reputasi internasional. Untuk itu, jangan pernah ragu untuk kuliah di Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen,” tegas Dr Erika Pardede yang juga pernah mengambil S2 di Australia ini.

Kondisi Dunia Makanan

Workshop dilanjutkan dengan kunjungan ke pameran dagang Anuga FoodTech 2018 di Cologne, Jerman pada 20-23 Maret 2018. Pameran ini merupakan platform bisnis industri makanan dan minuman yang terbesar dan terpenting untuk industri makanan internasional.

Pameran ini menggambarkan kondisi dunia makanan saat ini dan di masa depan. Diikuti 1.657 perusahaan dari 48 negara yang bergerak di bidang pengemasan pangan, keamanan dan analisis pangan, pengolahan pangan, food ingridients, serta pelayanan dan konsultasi di bidang pengolahan pangan.

“Tahun ini pameran dihadiri 50.000 pengunjung dari 152 negara,” tambah Dr Erika Pardede. (TM-RAJA)

165 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment