You are here
Pembunuh Waria Ditangkap, Kakinya Dilubangi Peluru Polisi Kota Medan 

Pembunuh Waria Ditangkap, Kakinya Dilubangi Peluru Polisi

Topmetro.News – Hanya butuh 14 jam pembunuh waria ditangkap. Sekadar diketahui, seorang waria tewas di kamar hotel 61 yang mengakibatkan kawasan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (7/7/2018) sempat geger. Terakhir korban Budi alias Ardila Putri (31) yang menginap di hotel tersebut sejak Kamis (5/7/2018) silam tewas dengan kondisi kaki-tangan terikat, mulut dilakban dan leher terikat kain.
Info yang diperoleh di kepolisian menyebut, pelaku pembunuh waria ditangkap Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan bekerjasama dengan Polsek Medan Baru. Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan Budianto alias Ardila Putri (31) warga Jalan Suratman Kecamatan Medan Barat.

Pembunuh Waria Ditangkap Minggu Dini Hari

Tersangka Desrizal (21) warga Jalan Tanjung Raya, Gang Persatuan, Kabupaten Deliserdang diringkus di kawasan Jalan Karya Kecamatan Medan Barat, Minggu (8/7/2018) dinihari. Penangkapan tersangka, berkat adanya CCTV hotel. Dimana diketahui, tersangka menggunakan Honda Scoopy warna abu-abu, menggunakan sepatu warna hitam putih dan memakai jaket warna biru tua.
“Tersangka kita tangkap karena terekam CCTV, dengan ciri-ciri yang sudah kita ketahui,” kata Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira, Minggu (8/7/2018) siang kepada TOP METRO (media grup Topmetro.News).
Setelah mengetahui ciri-ciri tersangka, Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru melakukan penyidikan dan pengejaran.
Tepat di depan minimarket di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, tim Pegasus melihat seorang pria yang sedang berdiri, dengan ciri-ciri yang terekam CCTV.

Kakinya Ditembak, Akhirnya Pembunuh waria Ditangkap

Kemudian, tersangka dibawa polisi untuk dilakukan pengembangan mencari barang bukti yang digunakan untuk membunuh korban.
Saat pengembangan mencari tali kabel yang diduga digunakan untuk menjerat leher korban, tersangka berusaha kabur dan melawan. Polisi pun akhirnya menembak kaki tersangka sebanyak 5 kali.
“Tim Pegasus memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan tersangka. Kemudian dilakukan tindakan tegas terukur,” ujar mantan Kasubdit III Poldasu ini.

Amankan Barangbukti Milik Korban

Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Polisi pun mengamamankan barang bukti, berupa sebuah sepedamotor scoopy, sepasang sepatu, sebuah jaket abu-abu, satu buah HP Samsung, satu buah HP Vivo, tas hitam dan dompet semuanya milik korban.
“Tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHPidana (pembunuhan berencana) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup,” pungkas Kasat Reskrim. (TM-08)
142 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment