You are here
Sekjen PDIP: Pernyataan Mahfud MD jangan Dimanfaatkan Politik 

Sekjen PDIP: Pernyataan Mahfud MD jangan Dimanfaatkan

topmetro.news – Dinamika Mahfud MD jauh lebih beradab dari pada politik mahar. Demikian kira-kira salah satu inti statemen Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, terkait pernyataan Mahfud MD di sebuah acara televisi swasta, kemarin.

Pada kesempatan itu, Hasto juga menyebutkan,bahwa PDI Perjuangan menyayangkan kepentingan pihak tertentu yang menjadikan penetapan Cawapres Jokowi jadi komoditas politik. Yaitu dengan melakukan dramatisasi atas pernyataan Mahfud MD.

“Seluruh dinamika penetapan Cawapres Pak Jokowi masih wajar. Dan jauh lebih beradab dibandingkan dengan penetapan Cawapres Prabowo yang diwarnai transaksi jual beli dukungan atau mahar politik sebesar Rp1 triliun,” ujar Hasto Kristiyanto.

Kata dia, bagi Koalisi Indonesia Kerja, capres dan cawapres adalah calon pemimpin untuk rakyat. Pemimpin bangsa dan negara yang prosesnya tidak boleh dikotori oleh praktek politik uang.

“Awal kehancuran suatu bangsa apabila memilih pemimpin tertingginya dilakukan dengan mengabaikan moral, etika, dan keadaban publik. Kami semua sungguh heran, betapa murahnya rekomendasi untuk menjadi cawapres. Ini gambaran rusaknya peradaban politik bangsa. Mereka yang telah memperjualbelikan pencalonan hanya demi uang tidak bisa dibenarkan dengan cara apa pun,” katanya.

BACA JUGA:

Dukung Jokowi, Soekarwo dan Lukas Enembe Bertahan di Demokrat

KPU Sebut Baru Jokowi Penuhi Syarat Capres

Pernyataan Mahfud MD Manusiawi

Hasto juga sangat bersyukur bahwa penetapan KH Ma’ruf Amin dilakukan melalui dialog para pemimpin. “Bahwa di dalamnya ada dinamika dan dialektika kepentingan antar partai yang berbeda itu hal yang wajar,” katanya.

“Namun pada akhirnya Pak Jokowi mengambil keputusan atas dasar pilihan nurani, kemerdekaan politik dan mencari sosok pemersatu; sosok pengayom. Sosok yang selama satu tahun terakhir sangat aktif berdialektika dengan Pancasila sehingga Kyai Ma’ruf hadir sebagai sosok pemimpin yang mumpuni lahir dan batin,” sambungnya.

Mengenai pernyataan Mahfud MD, dikatakannya adalah sikap yang manusiawi. “Pak Mahfud MD sendiri sangat legowo. Beliau tadi telah bertemu dalam rapat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bersama dengan Ibu Megawati, Pak Try Sutrisno, Buya Syafei Ma’arif, dan lainnya. Dan semua menampakkan keakraban di antara pemimpin,” urai Hasto.

“PDI Perjuangan percaya terhadap suara hati para pemimpin untuk menjaga martabat, etika dan keadaban bangsa. Jangan jadikan pilpres sebagai pertarungan kekuatan uang. Kami bangga dengan Pak Jokowi yang telah memilih KH Mar’uf atas dasar pilihan nurani. Kita mencari pemimpin, bukan pedagang politik,” tutup Hasto Kristiyanto. (TM-RAJA)

248 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment