You are here
Nekat Bongkar Gereja, Warga Belawan Dijebloskan ke Penjara Kota Medan 

Nekat Bongkar Gereja, Warga Belawan Dijebloskan ke Penjara

Topmetro.News – Nekat bongkar gereja, Jaka Saputra (31) warga Blok 16, Lingkungan 14 Kelurahan Sicanang Belawan, Kecamatan Medan Belawan terpaksa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku nekat bongkar gereja ini Rabu (22/8/2018) dijebloskan ke sel dan kini masih mendekam di balik jeruji besi Polsek Belawan.

Info yang diperoleh di kepolisian menyebut pelaku nekat bongkar gereja ini tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dia nekat bongkar gereja untuk mencuri 1 set ampli dan 1 unit genset milik Gereja HKBP Betlehem di Jalan Kelapa Blok 13, Lingkungan 11, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.

“Tersangka kita ringkus berdasarkan laporan dari pihak gereja,” kata Kompol Bernard Pasaribu SH, Kapolsekta Belawan kepada Topmetro.News.

Kapolsek mengatakan dari hasil interogasi tersangka, pelaku mengakui perbuatannya melakukan tindak Pidana Pencurian di Gereja HKBP Betlehem.

“Tersangka, Jaka juga mengakui pada saat melakukan pencurian dibantu temannya bernama Dedek dan Safii yang kini berstatus (DPO) yang juga bertempat tinggal di Belawan Sicanang,” jelasnya.

Nekat Bongkar Gereja di Deli Tua

Beberapa waktu silam, Personil unit Reskrim Polsek Deli Tua juga meringkus David (30) warga Jalan Besar Deli Tua Gang Gedek. Pria ini ditangkap lantaran diduga melakukan pencurian di gereja Oikumene di Komplek Perumahan KPUM, Kecamatan Deli Tua.

Penangkapan tersangka berkat laporan salah seorang pengurus Gereja Oikumene bermarga Hasibuan dengan nomor laporan : LP/ 1624/ Xi/2017/Reskrim/Sek Delta, tanggal 27 November 2017.

Akibat peristiwa pencurian itu Gereja Oikumene mengalami kerugian 1 unit Keyboard. Selanjutnya petugas melakukan penyilidikan dan saat melakukan penyisiran ketempat yang dicurigai, ternyata tempat yang dicurigai itu adalah kawasan basis narkoba.(TM-14/8)

108 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment