You are here
DPRD Medan: Penertiban Terminal Liar jangan Musiman Info Metro 

DPRD Medan: Penertiban Terminal Liar jangan Musiman

topmetro.news – Ketua Komisi D DPRD Medan Ir Parlaungan Simangunsong mendorong dishub agar tegas menertibkan terminal liar. Selain itu, masalah parkir liar dan parkir berlapis di Kota Medan supaya ikut ditertibkan. Sebab, kondisi parkir saat ini cukup menggangu arus lalu lintas di kota Medan. Dishub diminta tegas terapkan perda parkir untuk peningkatan PAD lebih baik.

Hal itu disampaikannya, terkait rencana Dishub Medan menggiatkan penertiban terminal liar. Ditambahkannya, Dishub Medan supaya melakukan penertiban parkir liar dan berlapis secara rutin. “Penertiban jangan musiman tapi berkelanjutan serta pengawasan yang maksimal,” tambahnya.

Sementara Kadis Perhubungan Medan Renward Parapat mengaku akan melakukan penertiban dan penataan terminal, pool-pool bus liar yang ada di Medan. Penertiban guna mengurangi kemacetan dan memaksimalkan PAD (pendapatan asli daerah).

“Hari ini (Kamis -red), kami melakukan rapat teknis. Besok (Jumat-red) selanjutnya melakukan sosialisasi ke pool-pool bus,” sebut Renward Parapat kepada wartawan, Kamis (18/10/2018).

Terminal Liar Ganggu Ketertiban

Disebutkan, dishub akan terus menindaklanjuti instruksi Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin untuk penertiban keberadaan terminal bus AKDP (antar kota dalam provinsi) dan AKAP (antar kota antar provinsi). Pool itu dianggap mengganggu ketertiban karena menaikkan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan.

Sebelumnya, komitmen itu disepakati dalam Rapat Koordinasi Penertiban AKDP/AKAP dan Optimalisasi Penyelenggaraan Terminal Terpadu Amplas. Wakil walikota mengungkapkan, meski telah dilakukan beberapa kali penertiban, namun pool-pool maupun terminal liar masih nekat beroperasi seperti di sepanjang Jalan SM Raja, Jamin Ginting serta Letda Sudjono. Guna memberikan efek jera, tegasnya, penertiban selanjutnya harus disertai sanksi tegas.

“Umumnya pool-pool maupun terminal liar tidak memiliki izin. Untuk itu tim yang diturunkan dalam melakukan penertiban bisa langsung membongkar pool-pool maupun terminal liar tersebut. Tindakan tegas ini kita lakukan sebagai upaya untuk mendorong mereka agar masuk. Dan membuka loket di dalam terminal resmi, baik itu Terminal Terpadu Amplas maupun Terminal Terpadu Pinang Baris,“ kata wakil walikota. (TM-RAJA)

62 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment