You are here
Hati-hati Terima Sumbangan, KPK Periksa Nico Siahaan Nasional 

Hati-hati Terima Sumbangan, KPK Periksa Nico Siahaan

Topmetro News – Hati-hati terima sumbangan. Hal ini dikatakan Febri Diansyah, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengingatkan seluruh partai politik (parpol) untuk hati-hati terima sumbangan. Artinya, sebelum menerima sumbangan ada baiknya parpol menelusuri sumber dananya. Terkait hal ini, lembaga anti rasuah dimaksud memeriksa Nico Siahaan.

Hati-hati Terima Sumbangan, KPK Terima Rp 250 Juta

Febri Diansyah, menambahkan sumbangan dari kepala daerah terhadap parpol cukup berisiko. Apalagi, asal-usul sumber dana bisa jadi tak jelas.

Imbauan itu disampaikan setelah KPK menerima pengembalian sumbangan dana parpol dari PDI Perjuangan (PDIP). Sedianya, sumbangan itu diberikan untuk mendukung acara kepemudaan PDIP pada Oktober lalu.

“KPK menerima pengembalian uang Rp 250 juta,” kata Febri, akhir pekan lalu.

Kuat dugaan, uang sebesar itu diperoleh dari tersangka SUN (Sunjaya, Red) sebagai sumbangan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Terkait pengembalian uang itu, penyidik KPK telah membuat berita acaranya. Itu artinya, pengembalian uang dari PDIP tersebut telah menjadi bagian perkara.

Politisi PDIP, Nico Siahaan Diperiksa KPK

Sekadar diketahui tersangka SUN alias Sunjaya Purwadisastra merupakan bupati nonaktif Cirebon yang terkena OTT (operasi tangkap tangan) KPK medio Oktober lalu.

Politikus PDIP itu berstatus tersangka kasus korupsi. Di antaranya, menerima suap dan melakukan jual beli jabatan di Cirebon.

Febri menerangkan, duit sumbangan dari Sunjaya itu diduga berkaitan dengan fee proyek di Cirebon. Penyidikan terhadap penerimaan fee itu kini bergulir di KPK.

Oktober lalu, PDIP memang menggelar acara kepemudaan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Acara bertajuk ”Satu Indonesia Kita” itu diketuai Nico Siahaan.

KPK telah memeriksa Nico Kamis lalu (29/11/2018). Penyidik mendalami kesaksian Nico terkait sumbangan Sunjaya untuk acara itu.

“Sebagai ketua panitia kepemudaan, saya tidak pernah memaksa Sunjaya untuk menyumbang pada kegiatan kepemudaan. Termasuk jumlah bantuannya,” terang presenter yang kini menjadi politisi itu.

Kepada media, Nico Siahaan mengaku tidak tahu-menahu soal kasus korupsi Sunjaya.

Tapi Nico mengakui Sunjaya pernah memberi bantuan Rp 250 juta untuk acara kepemudaan. Bantuan itu diberikan dalam rapat terbuka bersama panitia acara kepemudaan. Kini, sumbangan itu telah dikembalikan ke lembaga anti rasuah itu.

”Ke depan kita akan lebih hati-hati terima sumbangan,” sebut Nico Siahaan.

sumber: jawa pos

122 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment