You are here
Buruh Terkapar Dibacok, Istri Nainggolan Dituduh ‘Wanita Malam’ Daerah 

Buruh Terkapar Dibacok, Istri Nainggolan Dituduh ‘Wanita Malam’

Topmetro.News – Seorang buruh terkapar dibacok di Bagan Batu. Tak pelak lagi, pelaku Ad alias Ahok (51) warga Dusun Bangun Jadi RT 013 RW 006 Kepenghuluan Jadi Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah terpaksa berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

buruh terkapar dibacok2
foto | spiritriau

Buruh Terkapar Dibacok Diawali Cekcok Mulut

Keterangan yang diperoleh menyebutkan buruh terkapar dibacok ini bernama Maruli Tua Andreas Nainggolan (41). Dia dianiaya Ahok yang tercatat sebagai warga keturunan asal Kisaran, Sumatera Utara.

Keterangan polisi menyebut pelaku Ad alias Ahok (51) warga Dusun Bangun Jadi RT 013 RW 006 Kepenghuluan Jadi Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) nekat membacok seorang buruh karyawan di salah satuh barak di lokasi itu.

Informasi di Mapolsek Bagan Sinembah menyebutkan, peristiwa pembacokan ini terjadi di RT 013 RW 006 Kepenghuluan Jadi Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (13/4/2019).

Kompol H Asmar, Kapolsek Bagan Sinembah didampingi Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah membenarkan adanya peristiwa itu.

Kapolsek menyebutkan, aksi main bacok itu terjadi Sabtu (13/4/2019) sekira pukul 22.00 wib di Kepenghuluan Jadi Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah.

Istrinya Dituduh ‘Wanita Malam’

Dikatakannya, penganiayaan itu bermula saat korban sedang duduk bersama istrinya, Anita Nurfatila (24) di depan barak toko baru.

Saat itu, kata polisi, pelaku terlihat sedang membujuk karyawan lainnya, yakni Adi agar tidak pergi dari barak. Namun setahu bagaimana Adi tetapi pergi.

Setelah kepergian Adi, korban dan istrinya langsung dipanggil pelaku yang tidak lain mandor di kebun itu.

Entah bagaimana, tiba-tiba saat itu pelaku mengatakan kepada korban bahwa istri korban ini lonxx alias ‘wanita malam’ sambil menunjuk ke arah istri korban.

Dituduh seperti itu, tentu saja korban tidak senang. Saat itu korban mendorong pelaku, hingga akhirnya terjadi saling dorong antara pelaku dengan korban sambil cekcok mulut.

Mendapat perlakuan itu, pelaku panik langsung masuk ke baraknya untuk mengambil parang.

Korban tak mau ketinggalan, dirinya pun masuk ke baraknya untuk mengambil egrek (pendodos sawit).

Setelah memegang senjata selanjutnya korban dan pelaku saling mendekat.

Saat itu pelaku jongkok dan langsung mengayunkan parangnya ke arah kaki korban sehingga mengenai betis kaki kirinya. Akibatnya Maruli Tua Andreas Nainggolan terkapar dan luka di kakinya memuncratkan darah segar.

Melihat korban menderita luka bacok, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Dilarikan ke Klinik

Atas kejadian itu korban langsung dilarikan ke Klinik Bunda Bagan Batu untuk mendapatkan perawatan dari tim medis. Sementara itu, istri korban juga melaporkan kepada pihak kepolisian.

Berbekal laporan itu, Minggu (14/4/2019) dini hari petugas kepolisian bersama masyarakat langsung melakukan penyelidikan dan sekaligus memburu pelaku.

”Alhamdulullah, tidak lama kemudian, tepatnya sekitar pukul 01.00 wib dini hari pelaku berhasil ditangkap masyarakat kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. Selain itu kita juga menyita satu buah sarung parang sebagai barang bukti, sementara senjata tajam yang digunakan, yakni parang masih kita cari,” papar H Asmar.

baca juga | KESAL MANTAN ISTRI NIKAH, EKS MERTUA DAN ADIK IPAR KRITIS DIBACOK

Seperti diberitakan Topmetro.News sebelumnya, gegara mantan istri nikah, timbul sakit hati. Tak pelak lagi, Syahrul Ahmad (47) warga Titi Kuning mengamuk di rumah mantan mertuanya Ngatemi (60) di Jalan Pancing Gang Hawa Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (23/3/2019). Secara membabi buta, pria yang sakit hati mantan istri nikah itu membacoki seisi rumah.

Ngatemi bersama dua anaknya Paramita Susanti (25) dan Riki Prapanca (23) kritis dibacok pelaku tak punya pekerjaan tetap itu dengan sebilah parang yang sudah disiapkan sebelumnya.

Reporter | JEREMITARAN

963 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment