You are here
Kejatisu Gelar Penerangan dan Penyuluhan Hukum di Kecamatan Percut Sei Tuan Daerah 

Kejatisu Gelar Penerangan dan Penyuluhan Hukum di Kecamatan Percut Sei Tuan

topmetro.news – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Selasa (13/8/2019), menggelar penerangan dan penyuluhan hukum di Kecamatan Percut Sei Tuan. Tepatnya di halaman Kantor Kepala Desa Tembung.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH MH dalam arahannya menyampaikan, penerangan dan penyuluhan hukum merupakan program Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Tujuannya untuk memberikan penyadaran hukum kepada masyarakat. Kebetukan kali ini pesertanya adalah kepala desa, lurah, aparat desa, dan bendahara desa.

Di antaranya mensosialisasikan tentang Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan konsekuensi hukuman bila terjerat praktik-praktik terindikasi korupsi.

“Intinya adalah kita lebih mengedepankan upaya pencegahan daripada penindakan. Akan tetapi, kalau tidak mematuhi aturan berarti harus berurusan dengan masalah hukum,” tegas Sumanggar.

Kenali Hukum

Penyuluhan hukum dipandu Jaksa Gufran SH ini menghadirkan dua pemateri yaitu Nova Manurung SH dan Juliana Sinaga SH. Dalam paparannya Nova menyampaikan topik tentang TP4D dan upaya pendampingan yang dilakukan kejaksaan terhadap pemanfaatan dana desa yang boleh dikatakan lumayan besar.

Kalau kepala desa atau aparat desa masih diliputi rasa ragu-ragu dalam menggunakan anggaran dana desa, imbuh Nova, bisa langsung berkoordinasi dengan unsur TP4D Kejaksaan Negeri Deliserdang. Atau langsung ke Kejatisu.

Sementara Juliana Sinaga menekankan pentingnya mengenali hukum agar tidak sampai terjerat hukum. “Hal paling utama dalam hal ini adalah moral dari diri kita masing-masing. Apakah kita memang sudah memiliki niat yang jahat untuk melakukan korupsi atau tergoda karena di hadapan kita ada uang yang sangat banyak,” paparnya.

“Pendidikan agama dan moral dari diri kita masing-masing akan menjadi penentu apakah kita akan masuk dalam perangkap korupsi atau tidak sama sekali. Kalau kita hidup dengan pola yang benar, maka kita tidak akan muda tergoda untuk melakukan korupsi,” sambungnya.

Sementara Camat Percut Sei Tuan Khairul Azman Harahap MAP menyambut baik dilaksanakannya penerangan dan penyuluhan hukum tersebut. Kecamatan itu sendiri terdiri dari 18 desa, 2 kelurahan dan 274 dusun. Peserta yang hadir adalah kepala desa, aparat desa, dan bendahara desa.

“Semoga dengan penerangan dan penyuluhan hukum yang digelar Kejatisu ini, aparat desa dan kelurahan di Kecamatan Percut Sei Tuan lebih mengenali hukum dan menjauhi hukuman,” katanya.

Setelah acara penerangan dan penyuluhan hukum, dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dan foto bersama dengan camat, sekretaris camat, kepala desa, dan lurah.

reporter | Robert Siregar

119 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment