Oknum Satpol PP dan WH Aceh Singkil Diduga Pangkas Gaji Honorer

honorer siluman

topmetro.news – Salah seorang oknum Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh Singkil diduga telah membuat daftar anak honorer siluman. Baik yang bertugas di Satuan Pol PP maupun WH dan telah merugikan uang negara, Jumat (23/8/2019).

Pasalnya dana pembayaran gaji berjumlah Rp360.000.000 per tahun dibayar pemerintah untuk gaji 60 honorer, tidak tepat sasaran dan diduga fiktif.

Menurut penuturan seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa pembayaran gaji honorer Dinas Satpol PP dan WH diduga banyak fiktif. Tidak jelas kepada siapa saja dibayarkan.

“Dalam DPA hanya ada 60 personil anak honor yang digaji setiap bulan. Mereka menerima gaji rata-rata Rp500.000 per bulan. Namun kenyataannya mereka hanya dibayar Rp300.000 per bulan. Dengan alasan adanya penambahan anak honor 39 orang lagi,” ucapnya.

Minta Hadirkan Honorer

Katanya, mereka pernah minta kepada setiap kepala bidang terkait agar semua honorer erjumlah 99 itu di hadirkan. Hal ini untuk mengetahui siapa saja honorer tersebut. Dan apakah benar adanya. Namun hal itu tidak pernah dilakukan.

“Kami menduga ada oknum yang memainkan jumlah daftar anak honor. Mengingat selama ini setiap penyaluran gaji, nama anak honornya ada. Namun orangnya tidak ada alias siluman,” tegasnya.

“Kita merasa kasihan terhadap adek-adek kita yang aktif bekerja. Pada saat penerimaan gaji mereka harus meneken dua lembar surat yang berisi LPJ penerimaan honor Rp500.000 yang satunya lagi LPJ Rp300.000. Namun yang mereka terima hanya Rp300.000 per bulannya. Sama dengan anak honorer siluman tersebut,” katanya.

Disebutkan, ada yang tidak pernah hadir. Namun pada saat menerima gaji hadir. “Kami meminta kepada pihak terkait agar melakukan evaluasi dan pengecekan terhadap anak honor yang bekerja di Dinas Satpol PP dan WH. Karena kami yakin bahwa ada peran oknum tidak bertanggung jawab yang memasukan dalam daftar gaji nama honorer siluman. Padahal kekuatan hukum perekrutan tambahan yang 39 orang tidak ada,” pintanya.

Kasatpol PP tak Tahu

Sementara itu Kepala Satpol PP dan WH Aceh Singkil Ahmad Yani saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya menjelaskan, dia tidak mengetahui akan hal itu. Dia berjanji secepatnya akan memanggil siapa saja yang terlibat di dalamnya.

“Saya akan panggil mereka. Yang saya ketahui personil ini bukan saja di Satuan Pol PP, namun ini juga termasuk dari personil WH. Kalau ingin lebih jelas coba langsung tanyakan kepada kepala bidang masing masing,” kata Ahmad.

“Saya tidak tahu pasti. Coba tanyakan saja kepada bendaharanya, karena semua berkas ada padanya. Data daftar anak honor bukan saya yang buat namun kabid masing masing. Sedangkan saya hanya menandatangi SK mereka saja. Dan juga tidak mungkin semua anak honor saya kenal. Masalah pencairan gaji saya tidak mengetahui lagi, itu urusan bendahara,” tutup Ahmad.

reporter | Rusid Hidayat Berutu

Related posts

Leave a Comment