You are here
Bayi tak Berdosa Dibuang: ”Saya Tekan, Janin Langsung Keluar” Daerah 

Bayi tak Berdosa Dibuang: ”Saya Tekan, Janin Langsung Keluar”

Topmetro.News – Bayi tak berdosa dibuang ke sungai. Begitulah seorang pria bersama putrinya yang kini dijadikan Polisi sebagai tersangka. Kedua pelaku Muslich alias Ulik (58) dan putrinya Eka Zulifah alias Eva (22) pelaku yang tega buang bayi tak berdosa itu. Setelah ditelusuri ternyata Ulik membuang cucunya ke sungai lantaran Eka putrinya tidak mempunyai suami alias hamil di luar nikah.

Bayi tak Berdosa Lahir, Awalnya tak Sadar Hamil

Diketahui, bayi hasil hubungan putrinya dengan seorang pria tak bertanggungjawab itu, lantas dibuang ke Kali Genteng, Jalan Gemblongan II, Kecamatan Bubutan, Surabaya, pada 17 September 2019 silam.

Keterangan yang diperoleh, kini ayah dan anak itu (Ulik dan Eva) sedang ‘menginap’ di sel tahanan Polsek Bubutan.

Kepada polisi, Ulik menceritakan awalnya dia tidak mengetahui putrinya hamil.

Apalagi pada pertengahan puasa, putrinya mengaku masih haid seperti biasa. Selain itu, tak terlihat perubahan perutnya seperti layaknya wanita hamil.

“Tapi saat itu anak saya tiba-tiba keluar dari kerjaannya,” kata Ulik di Polsek Bubutan, Selasa (8/10/2019).

Muncul Tanda-tanda Aneh

Tanda-tanda aneh mulai tampak pada pertengahan Agustus lalu. Eva mengalami pendarahan hebat.

Ini membuatnya harus dibawa ke Rumah Sakit Soewandhie. Ulik yang mengantarnya ke rumah sakit ‘plat merah’ itu.

Sang Pacar Membantah

Pacar Eva bernama Afandi pun ikut mengantarkan Eva. Ulik sempat bertanya apakah dia yang menghamili putrinya.

“Afandi bilang tidak. Saya jadi bingung. Apalagi anak saya hamil,” ungkapnya.

baca juga | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

Ulik yang malu dengan tetangganya akhirnya menyuruh Eva untuk mengonsumsi minuman untuk menggugurkan kandungannya.

Eva pun menenggak minuman bersoda dan makan nanas sehari dua kali.

Namun, belum ada tanda sama sekali kalau Eva hamil. Apalagi, perut Eva juga tidak membesar.

“Namun, Jumat (13/9/2019), anak saya merasakan kesakitan dan sempat saya taruh di rumah sakit, tapi pulang,” ujarnya sebagaimana dilansir pojoksatu.

Sabtu (14/9/2019), sekitar pukul 04.30 WIB, Eva tiba-tiba merasakan kesakitan di perutnya. Ulik lantas memeriksa dan melihat kepala bayi mulai keluar.

Tak Ada Tangisan Bayi

Ulik sempat berpikir untuk menyumpal bayi itu agar tidak keluar. Namun, sang anak menolak sehingga dia membantu dengan menekan perut putrinya.

“Saya tekan dan janin langsung keluar. Tapi tidak ada tangisan. Saya pikir meninggal sehingga langsung saya masukkan plastik,” jelasnya.

Ulik mengaku sangat panik karena takut tetangganya mengetahui putrinya melahirkan bayi tanpa ayah. Dia langsung memotong tali pusar dan membawa janin itu, kemudian membuangnya di sungai.

Suasana Sepi, Berjalan Menuju Sungai

Karena pagi itu masih sepi, dia berjalan kaki dan membuangnya begitu saja.

Setelah membuang bayi, Ulik kembali dan menguburkan ari-ari bayi itu.

Namun sial, perbuatan itu akhirnya terbongkar. Jenazah bayi itu tanpa sengaja ditemukan warga dan kasusnya dilaporkan ke polisi hingga perbuatan ayah dan putrinya itu terkuak.

baca juga | WANITA INI MELAHIRKAN DI JALAN, SEMPAT DIKIRA BUANG BAYI

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya, seorang wanita dilaporkan melahirkan di jalan menggegerkan warga Ambarawa Pringsewu, Lampung. Wanita muda berinisial RI diketahui melahirkan di pinggiran Jalan Pekon Sumberagung pada Sabtu (6/4/2019) tengah malam.

Sempat mengira wanita berusia 18 tahun itu hendak membuang bayi. Beruntung RI dan anaknya berhasil diselamatkan.

RI dan anaknya akhirnya dibawa ke Puskesmas Ambarawa Pringsewu untuk menjalani perawatan medis.

Kini, Puskesmas Ambarawa Pringsewu sedang merawat wanita hamil yang melahirkan di jalan itu.

Sementara anaknya yang lahir dengan bobot 2,8 kilogram dan panjang 45 centimeter berhasil terselamatkan.

Dari informasi yang diperoleh, ibu si bayi tercatat sebagai warga Sukorejo Pardasuka.

Dia melahirkan saat dalam perjalanan menuju klinik atau puskesmas terdekat dengan menggunakan sepedamotor.

Setelah melahirkan di pinggir jalan persisnya di Jalan Pekon Sumberagung, RI dan anaknya diselamatkan warga dan dibawa Puskesmas Ambarawa.

reporter | jeremitaran

1.092 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment