TOPMETRO.NEWS – Nenek tewas terpanggang di Desa Simpang, Kecamatan Takokak. Sebuah rumah dilaporkan terbakar persis di Kampung Jajaway RT06 RW01, Desa Simpang, Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur, Selasa (24/12/2019) dini hari. Akibat peristiwa kebakaran itu seorang Julaeha (75), seorang nenek tewas terbakar hingga terpanggang.
Nenek Tewas Terpanggang, Rumah Jauh dari Penduduk
Ipda Budi Setiayuda, Paur Subbag Humas Polres Cianjur mengatakan, berdasarkan pengakuan salah seorang saksi, rumah Julaeha berada jauh dari penduduk. Anaknya pun tinggal jauh dari tempat tinggalnya.
artikel untuk Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA
“Salah seorang saksi bernama Amas (45) mengatakan memang rumah yang kebaran tersebut jauh dari penduduk dan korban sebatang kara hidup sendiri sementara anaknya jauh,” katanya seperti dilansir Cianjur Today, Selasa (24/12/2019).
Dianggap Sudah Musibah
Sekadar diketahui nenek malang Julaeha memiliki anak tunggal bernama Sumardin (55) yang tinggal di Kampung Benda, Desa Jayagiri, Kecamatan Kadupandak.
Ikhwal kematian ibundanya, dia menganggap hal itu musibah dan tidak akan melakukan langkah lanjutan.
Menurut polisi, kebakaran itu diduga karena tungku api yang masih menyala sehingga merembet ke bagian rumah.
Para Tetangga Sedang Pengajian
Ketika kebakaran, para tetangga sedang pergi ke sebuah pengajian sehingga tidak tahu adanya kebakaran.
Namun ‘sijago merah’ dapat dipadamkan ketika para warga telah kembali dari pengajian dan mencoba memadamkan api.
Mengetahui hal itu, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan mencari barang bukti untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran di Takokak.
Info di kepolisian, akibat kebakaran itu kerugian ditaksir Rp20 juta.
baca selengkapnya | KESAL DITAGIH UTANG RP 15 RIBU, NENEK TEWAS DIBAKAR SEORANG PRIA
Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya, kesal ditagih utang, seorang nenek berusia 60 tahun dilaporkan tewas dibakar. Dugaan sementara aksi nekat itu dilakoni pria itu karena kesal ditagih utang oleh korban secara terus-terusan. Padahal utang yang ditagih hanya sebesar Rp 15 ribu.
“Motifnya pengakuan dari tersangka ini karena kesal ditagih utang Rp 15 ribu oleh korban,” kata AKBP Budi Satria Wiguna, Kepala Kepolisian Resor Garut, Senin (16/9/2019). Polisi menyatakan, seorang pemuda yang diduga nekat membakar seorang nenek di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat,
Dia menuturkan, tersangka inisial AA (22) ditangkap ketika berupaya melarikan diri, Minggu (15/9/2019) kemudian petugas menembak bagian kakinya karena berusaha melawan petugas.
“Karena ada perlawanan kita lakukan tindakan tegas terukur,” katanya.
Dia mengungkapkan, aksi tersangka membunuh seorang nenek bernama Iyah (60) warga Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Garut, sudah direncanakan sebelumnya, Sabtu (14/9/2019).
sumber | cianjurtoday

