You are here
Oknum Ustaz Cabul di Taman Pendidikan Alquran ‘Tiduri’ Santri Daerah Komunitas 

Oknum Ustaz Cabul di Taman Pendidikan Alquran ‘Tiduri’ Santri

TOPMETRO.NEWS – Seorang oknum ustaz cabul diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso, Jatim. Polisi telah menetapkan oknum ustaz cabul di sebuah Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Desa Lombok Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso itu jadi tersangka kasus pencabulan terhadap santrinya.

Oknum Ustaz Cabul Dilapor Wali Santri

AKP Jamal, Kasat Reskrim Polres Bondowoso sebagaimana disiarkan JPNN mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan wali santri kepada polisi bahwa telah terjadi pencabulan kepada anaknya.

Tindakan cabul itu dilakoni oknum ustaz berinisial AQ saat proses mengajar di TPA.

Nih Artikel Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

“Kemudian berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan visum kepada para korban,” kata AKP Jamal seperti diberitakan media nasional itu.

Tersangka Cabul Dibawah Umur

Berdasarkan hasil penyidikan polisi dan keterangan para saksi, akhirnya Satreskrim Polres Bondowoso menetapkan ustaz cabul itu sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur.

“Polisi masih melakukan pendalaman kasus ini, karena diduga masih ada korban lain,” ujarnya.

Terancam 15 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, oknum Ustaz AQ terancam pasal 82 ayat 01 junto 76 undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

baca juga | TEGA CABULI CUCU SELAMA 1 TAHUN, KAKEK INI DIBURON POLISI

Seperti diwartakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, tega cabuli cucu sendiri, lantas tak mau menanggung resiko, seorang kakek memilih melarikan diri dari rumahnya. Terduga pelaku yang cabuli cucu sendiri itu tercatat sebagai warga Payung Sekaki, Pekanbaru-Riau. Tak pelak lagi, sang kakek durjana masuk dalam DPO alias daftar pencarian orang.

Terduga pelaku berinisial ZN (58) diduga mencabuli Bunga, (14) bukan nama sebenarnya yang merupakan cucinya sendiri.

Info di kepolisian, peristiwa memalukan itu terjadi selama tahun 2019.

sumber | jpnn

Berita Lainnya

Leave a Comment