Coffee Morning Penuh Keakraban, Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan Ajak Insan Pers Kawal Pembangunan Daerah

topmetro.news, Sergai – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun komunikasi yang solid bersama insan pers demi mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Sergai, “Tanah Bertuah Negeri Beradat”.

Komitmen itu disampaikan langsung Bupati Sergai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P., saat menggelar Coffee Morning bersama puluhan wartawan di Kopi Literasi, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan Coffee Morning yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan insan pers untuk saling bertukar informasi serta pandangan terkait pembangunan di Sergai.

Mengawali pertemuan, Bupati Darma Wijaya mengajak seluruh peserta untuk tetap bersyukur atas kondisi cuaca yang belakangan kurang bersahabat sehingga banyak kegiatan tertunda.

Bupati yang akrab disapa Bung Wiwik itu juga berbagi pengalaman usai mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta. Ia menceritakan sejumlah materi yang didapat, termasuk saat mengikuti sesi pembelajaran di Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), Singapura.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), lembaga bentukan mantan Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, serta LKYSPP, atas kontribusi mereka dalam mendukung pelaksanaan KPPD. Menurutnya, kolaborasi tersebut berdampak positif pada peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala daerah, terutama dalam penguatan tata kelola pemerintahan modern.

Darma Wijaya menegaskan bahwa insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Media, katanya, merupakan jembatan komunikasi yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Teman-teman media adalah mitra strategis pemerintah. Dengan pemberitaan yang informatif dan edukatif, masyarakat bisa memahami arah kebijakan dan program pembangunan yang sedang dijalankan,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih atas kontribusi media selama ini dalam mendukung penyebaran informasi positif mengenai pembangunan daerah.

Bupati kembali menekankan bahwa pembangunan di Sergai dilakukan dengan prinsip keberlanjutan. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengutamakan kepentingan masyarakat luas dibanding kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Ia berharap media dapat terus mengedukasi masyarakat terkait pembangunan yang dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama yang berkaitan dengan keterbatasan APBD.

“Kita ingin semua kebutuhan masyarakat terpenuhi, terutama perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi objek vital. Namun semuanya harus disesuaikan dengan kemampuan APBD kita,” tegasnya.

Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan menambahkan bahwa Coffee Morning ini merupakan ruang penting untuk bertukar pikiran terkait pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan mengenai persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang membutuhkan masukan dari media, termasuk hal-hal yang perlu evaluasi.

“Coffee Morning ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk mempererat hubungan emosional sekaligus memastikan komunikasi antara pemerintah dan media tetap berjalan efektif,” tutupnya.

Dalam sesi dialog, beberapa wartawan menyampaikan masukan terkait pembangunan daerah ke depan. Bupati Darma Wijaya merespons langsung masukan-masukan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah mendengarkan aspirasi insan pers.

Acara tersebut turut dihadiri Plt. Kadis Kominfo Sergai Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Rini Rahmayani, S.I.Kom, M.Si, Ketua PWI Sergai Edi Saputra, Sekretaris PWI Sergai Sugiono, S.Sos, Ketua Ikatan Wartawan Online Sutrisno, serta puluhan wartawan dari media cetak, online, dan televisi lokal.

Reporter | Fani

Related posts

Leave a Comment