Sosialisasi Empat Pilar di Medan Petisah, Maruli Siahaan Tekankan Nilai Budaya dan Ketertiban

topmetro.news, Medan – Penguatan nilai-nilai kebangsaan kembali dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan anggota MPR RI Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH MH sebagai narasumber dan diikuti sekira 150 peserta dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta elemen warga lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Maruli Siahaan menyoroti pentingnya mengaitkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dengan kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam menjaga budaya lokal dan ketertiban sosial di tengah keberagaman.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang beradab, tertib, dan harmonis.

“Nilai-nilai dalam Empat Pilar MPR RI harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ketertiban dalam masyarakat serta penghormatan terhadap budaya dan norma sosial merupakan bagian dari pengamalan Pancasila yang nyata,” ujar Dr Maruli Siahaan di hadapan para peserta.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan perubahan sosial yang cepat, masyarakat dihadapkan pada tantangan dalam menjaga nilai-nilai budaya serta ketertiban di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk tetap menjunjung tinggi norma, etika, serta nilai kebersamaan.

“Budaya kita mengajarkan sopan santun, saling menghormati, dan hidup rukun. Jika nilai-nilai ini terus kita jaga, maka ketertiban sosial akan tercipta dengan sendirinya. Empat Pilar menjadi landasan untuk memperkuat hal tersebut,” jelasnya.

Dr Maruli juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai panutan dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia mengajak para tokoh untuk terus aktif memberikan edukasi serta menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.

“Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat strategis dalam menjaga keseimbangan sosial. Melalui pendekatan yang bijak dan penuh keteladanan, nilai-nilai kebangsaan dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana yang kondusif dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi serta menyampaikan berbagai pandangan terkait kondisi sosial dan budaya di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Medan Petisah semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai kebangsaan, budaya lokal, dan ketertiban sosial sebagai bagian dari implementasi Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.

sumber | RELIS

Related posts

Leave a Comment