Batubara United Tampil Luar Biasa Lolos ke Semifinal Liga 4 PSSI Piala Gubernur Sumut 2026, Usai Membantai Gumarang FC

topmetro.news, Medan – Batubara United tampil luar biasa membantai tim kuat Gumarang FC dengan skor 6-2, berlangsung, pada Kamis (09/04/2026) di Stadion Unimed. Atas kemenangan itu sekaligus membuktikan tim binaan Bupati Batubara, Baharuddin Siagian itu, mendapatkan satu tiket lolos ke babak semifinal besar Liga 4 PSSI Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026.

Batubara United tampil luar biasa itu yang sudah pasti melaju ke semifinal itu, tinggal menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi PS Paya Bakung. Namun, hasil yang diraih pada pertandingan nantinya baik menang, draw atau kalah tak mengubah hasil, Batubara United tetap lolos ke semifinal.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Batubara United langsung mengambil inisiatif serangan.

Mereka bahkan sudah unggul jauh di babak pertama dengan skor 4-2. Enam gol kemenangan Batubara United masing-masing dicetak oleh Risdo Amin Saragih (5’, 14’), Ronggur (13’, 33’), serta Aldo Febry (66’, 86’). Sementara Gumarang FC hanya mampu membalas lewat Radha pada menit ke-39 dan 45.

Kemenangan ini memastikan langkah Batubara United ke babak semifinal, menyusul Paya Bakung FC yang juga telah lebih dulu mengamankan tiket dari Grup D. Meski demikian, kedua tim masih akan saling berhadapan pada laga terakhir babak 6 besar, Sabtu, 11 April 2026, untuk menentukan posisi juara grup.

Gumarang FC sendiri dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Paya Bakung FC dan Batubara United.

Usai pertandingan pelatih Batubara United, Agung Pramana bersama Direktur Teknik, Legirin, mengaku hasil besar yang diraih timnya di luar ekspektasi. Ia tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemain.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras. Pertandingan hari ini sebenarnya di luar ekspektasi saya. Saya pikir tidak akan mudah karena Gumarang memberi perlawanan, bahkan kita sempat kecolongan dua gol di babak pertama,” ucapnya.

Ia menilai dua gol yang bersarang ke gawang timnya terjadi akibat menurunnya konsentrasi pemain di menit-menit akhir babak pertama, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati.

Hal tersebut, kata Agung, akan menjadi fokus utama dalam evaluasi tim guna memperbaiki kelemahan dan tampil lebih solid pada laga berikutnya.

“Kita kecolongan dari tendangan bebas karena konsentrasi pemain menurun. Tapi di babak kedua kita bisa bangkit dan membalikkan keadaan,” ujarnya.

Agung menegaskan, timnya akan tetap memburu kemenangan di laga terakhir demi mengunci status juara grup, sekaligus memperbaiki kelemahan yang masih terlihat.

Di laga lainnya dari Grup E, Binjai City Sport Club juga menunjukkan performa impresif. Mereka sukses menghancurkan Pelita Medan Soccer dengan skor mencolok 6-1.

Dominasi Binjai City sudah terlihat sejak awal pertandingan. Gol-gol kemenangan mereka dicetak oleh Hibul Situmorang (12’), Maulidan (15’), Aldino (34’), Rohid (61’), Effendi (63’), dan Khadafi (67’). Sementara satu-satunya gol balasan Pelita Medan Soccer lahir dari kaki Daffa pada menit ke-28.

Reporter | Yonan Febrian

Related posts

Leave a Comment