topmetro.news, Taput – Ketua Dewan Pendidikan Tapanuli Utara Drs Alpa Simanjuntak MPd menyarankan pemerintah daerah agar mempedomani Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dalam mengangkat dan memberhentikan kepala sekolah.
Hal itu ditegaskan Alpa Simanjuntak didampingi Sekretaris Dewan Pendidikan Dahlia Siallagan SE MM dan Hotlin Siregar SE MM menjawab pertanyaan wartawan atas pengangkatan 47 kepala TK, SD dan SMP di Tapanuli Utara, di Siborongborong , Senin (4/5/2026), yang terkesan kurang sesuai ketentuan.
Alpa ditemui usai mengikuti upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Mini Siborongborong.
Teliti dan Evaluasi
Jika ada di antara kepala sekolah yang terlanjur diangkat tidak memenuhi ketentuan yang diatur di Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, hendaknya pemerintah daerah meneliti dan mengevaluasi.
Alpa Simanjuntak yang juga Ketua PGRI Tapanuli Utara mengatakan, dalam pengangkatan kepala sekolah, Dewan Pendidikan di dalam Permendikdasmen Pasal 16 Ayat 5 c, ikut menjadi tim pertimbangan bersama Sekretaris Daerah dan Kadis Pendidikan.
“Tetapi, kami tidak dilibatkan dalam pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah baru-baru ini,” katanya.
Lulus Pelatihan
Ada sejumlah ketentuan yang diatur di Permendikdasmen Pasal 7f, persyaratan sebagai calon kepala sekolah, yakni, memiliki pengalaman manajerial paling singkat dua tahun di satuan pendidikan, organisasi pendidikan dan/atau komunitas pendidikan.
“Bakal calon kepala sekolah harus lulus pelatihan calon kepala sekolah yang diterbitkan Direktur Jenderal. Jika ada di antara kepala sekolah yang belum mendapat sertifikat lulus pelatihan calon kepala sekolah, hendaknya pemerintah daerah melaksanakan pelatihan tersebut. Banyak ketentuan yang harus dipenuhi. Yang saya sebut itu hanya sebagian kecil,” ujar Alpa.
Apresiasi Bupati
Ia mengapresiasi kebijakan Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat yang memberikan bantuan pendidikan bagi siswa/i berprestasi masuk ke SMA Plus, SMA Nusantara dan yang masuk ke perguruan tinggi di Amerika Serikat dan di Rusia. Pemberian bantuan itu dirangkaikan dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Mini Siborongborong.
SMA Plus
Terkait award kepada siswa berprestasi dari Bupati Taput, ia mengatakan Tapanuli Utara berpotensi mendirikan SMA Plus, karena sudah ada cikal bakal dan sepanjang pemkab mau.
“Dewan Pendidikan akan memberi masukan kepada Bupati agar SMA Plus di wujudkan kembali di Tapanuli Utara,” sebut Alpa.
reporter | Jansen Simanjuntak

