topmetro.news, Medan – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan terus memperkuat fasilitas dan kualitas pelayanan kepelabuhanan melalui penerapan teknologi modern. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan menghadirkan alat pemindai peti kemas (Hi-Co Scan) di Terminal Peti Kemas Internasional Belawan yang dikelola PT Belawan New Container Terminal (BNCT), perusahaan patungan antara Pelindo dan DP World.
Penerapan Hi-Co Scan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemeriksaan peti kemas sekaligus memperkuat sistem pengawasan di kawasan pelabuhan. Teknologi ini menjadi bagian dari pengembangan layanan Pelabuhan Belawan yang memiliki berbagai terminal dengan karakteristik pelayanan, mulai dari curah cair, curah kering, penumpang hingga peti kemas.
Dalam kegiatan sosialisasi pelayanan tambahan jasa peti kemas di Medan, Selasa (20/10), BNCT memaparkan kesiapan penerapan Hi-Co Scan di Terminal A dan Terminal B. Kesiapan tersebut mencakup fasilitas ruang kontrol, infrastruktur jaringan serta integrasi sistem antarpihak yang terlibat dalam proses pelayanan. Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa peningkatan fasilitas dan penerapan teknologi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang efektif dan efisien.
“Pelindo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja operasional di Pelabuhan Belawan, baik melalui kesiapan peralatan, optimalisasi proses operasional, maupun penerapan teknologi. Salah satunya melalui Hi-Co Scan yang diharapkan dapat mendukung proses pemeriksaan peti kemas menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Yusrizal. Ia menjelaskan, inisiasi penerapan Hi-Co Scan di BNCT telah dimulai sejak 2023 dan akhirnya dapat direalisasikan setelah melalui berbagai tahapan persiapan serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
Yusrizal berharap kehadiran Hi-Co Scan dapat mempercepat pemeriksaan, memperlancar arus keluar-masuk peti kemas serta meningkatkan efektivitas pengawasan. Menurutnya, keberhasilan penerapan teknologi tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari instansi pemerintah, operator terminal hingga pengguna jasa. Melalui penguatan fasilitas dan sinergi tersebut, Pelindo Regional 1 Belawan optimistis pelayanan kepelabuhanan semakin andal, efisien dan berdaya saing dalam mendukung aktivitas logistik serta perdagangan domestik maupun internasional.
Penulis: Sadam

