#

Simak Dampak Kekurangan Zat Besi bagi Kecerdasan Anak

Kekurangan zat besi

TOPMETRO.NEWS – Kekurangan zat besi ternyata fatal terutama untuk anak. Ya, zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan buah hati. Kekurangan zat gizi mikro ini dapat menyebabkan sejumlah masalah pada anak, salah satunya anemia defisiensi besi hingga terganggunya performa kognitif anak.

Dampaknya Secara Perlahan

Ahli Gizi dan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Dr drg Sandra Fikawati, MPH, mengatakan, kekurangan zat besi umumnya terjadi secara bertahap.

“Umumnya, kekurangan zat besi terjadi bertahap. Mulai dari penurunan jumlah zat besi pada tubuh anak, selanjutnya tubuh mulai membuat lebih sedikit sel darah merah,” jelasnya dalam diskusi virtual, Senin (25/1/2021).

Padahal, kekurangan zat besi bisa mengganggu performa intelektual dan kognitif anak. “Anemia gizi besi menimbulkan terlambatnya perkembangan psikomotor dan terganggunya performa kognitif pada anak usia sekolah dan pra sekolah,” tuturnya.

Penelitian lebih lanjut di tahun 2001 menunjukkan, anak usia 6-16 tahun yang mengalami defisiensi zat besi juga memiliki nilai rata-rata tes matematika dan membaca yang lebih rendah dibandingkan anak-anak dengan gizi tercukupi.

“Tingkat zat besi dipengaruhi oleh konsumsinya, misalnya pola makan tidak seimbang, gangguan proses penyerapan zat besi di saluran pencernaan, cadangan zat besi dalam jaringan, serta ekskresi dan kebutuhan tubuh,” paparnya.

Prof Sandra menerangkan, kebutuhan zat besi harian anak berbeda berdasarkan usianya.

“Anak di usia 1-3 tahun membutuhkan 7 miligram, sedangkan usia 4-6 tahun membutuhkan 10 miligram,” ujarnya.

Jika anak mengalami kekurangan zat besi, akan ada beberapa tanda atau gejala yang tampak. Di antaranya sulit berkonsentrasi saat belajar dan produktivitas menurun.

“Anak juga mengalami 5 L, yaitu lemah, letih, lesu, lemas, dan lunglai. Kemudian, bagian bawah mata, kuku, dan telapak tangan anak pucat. Selain itu, sering pusing dan berkunang-kunang juga bisa menjadi tanda defisiensi zat besi,” tukasnya.

BACA SELENGKAPNYA | Satgas TMMD Kodim 0208/AS Ajak Anak-anak Jaga Protokol Kesehatan

Seperti diberitakan topmetro.news sebelumnya, di sela-sela waktu kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 tahun 2020 Kodim 0208/AS, anggota Satgas tak lupa memberikan arahan akan pentingnya pakai masker kepada anak-anak di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batubara, Sumatera Utara.

Hal ini tampak sebagaimana yang berlangsung saat Babinsa Kwala Gunung Serka Mulyadi bersama anak-anak Desa Kwala Gunung. Dalam kesempatan itu, ia memberikan arahan dan ajakan agar peduli dengan lingkungan.

penulis | jeremitaran
sumber/foto | okezone/pixabay

Related posts

Leave a Comment