#

PT Summit Oto Finance Lakukan PHK Sudah Sesuai Peraturan

PT Summit Oto Finance
Advertisement

topmetro.news – Compliance & Corporate Secretary PT Summit Oto Finance Putu Aryan Darma S Summit memberikan klarifikasi terkait PHK (pemutusan hubungan kerja) sebanyak 10 orang karyawan. Saat itu, Putu Aryan Darma didampingi Ratu Rani Haerani selaku Public Relation Departement Head

Dalam penjelasannya Putu Aryan mengatakan, bahwa pihak PT Summit Oto Finance menggunakan jasa kantor akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lanjutnya, PT Summit Oto Finance telah melakukan prosedur pemutusan hubungan kerja dengan sepuluh karyawan tersebut sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Summit Oto Finance juga telah menyampaikan kewajibannya kepada sepuluh karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja. Namun para karyawan tersebut merasa keberatan dan tidak bersedia menerima hak yang mereka (Oto Finance) berikan.

Selain itu, pihak Summit Oto Finance juga melakukan permohonan pencatatan dan mediasi perselisihan hubungan industrial pada dinas ketenagakerjaan setempat.

BACA JUGA | PT Summit Oto Finance PHK Sepihak 10 Orang Karyawan

PHK Karyawan Alasan Merugi

Berita sebelumnya, M Yusuf salah seorang karyawan yang menerima PHK pihak PT Summit Oto Finance beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa, alasan perusahaan melakukan PHK karena mengalami kerugian.

Lebih lanjut Yusuf mengutarakan, jika memang perusahaan merugi, seharusnya ada penjelasan siapa pihak yang lebih berpotensi untuk mengauditnya. Sehingga, dengan jelas dapat menyatakan perusahan tersebut merugi.

“Ini harus ada akuntan publik yang memeriksanya. Sehingga perusahaan bisa dikatakan merugi,” tegas Yusuf yang sudah bekerja sebagai karyawan tetap sejak 22 Juli 2013 lalu itu.

“Kepada pimpinan PT Summit Oto Finance, tolong keluarkan hak kami selaku karyawan tetap. Di mana hati nurani kalian,” harap Yusuf ketika itu.

Dan sebagaimana tertulis di atas, bahwa terkait hak karyawan, Summit Oto Finance mengaku sudah menyampaikan kewajibannya. Termasuk kepada sepuluh karyawan yang terkena PHK. Namun menurut pihak Oto Finance, karyawan tersebut yang merasa keberatan dan tidak bersedia menerima.

reporter | Dian

Advertisement

Related posts

Leave a Comment