DPD PSI Madina Laporkan Dugaan Pungli Rp10 Juta per Kepala Desa ke Kejari Madina

DPD PSI Madina Laporkan Dugaan Pungli 10 Juta per Kepala Desa ke Kejari Madina
Advertisement

topmetro.news – DPD PSI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) Rp10 juta per kepala desa se-Kabupaten Madina ke Kejari Madina, Selasa (14/9/2021).

Surat Laporan DPD PSI Madina No. 034/A/PSI-MN/XI/21 dengan tujuan Kepala Kejari Madina tersebut, mereka layangkan, setelah banyak menerima laporan, informasi, dan bukti dari para kepala desa yang ada di Kabupaten Madina.

Ketua DPD PSI Madina Bro Abdul Khoir Nasution usai menyerahkan laporan ke Kajari Madina kepada topmetro.news menjelaskan, bahwa pelaporan itu bertujuan untuk membersihkan Kabupaten Madina dari praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Seperti kalimat yang Presiden RI Ir Joko Widodo sampaikan dalam setiap pidatonya. Agar Bangsa Indonesia ini maju dan berkembang serta terbebas dari KKN.

Kemudian sambungnya, seperti semboyan PSI, ‘Hadir & Kerja untuk Rakyat’. Di sini segala keluh kesah para kepala desa terkait adanya indikasi pungli sebesar Rp10 juta rupiah oleh oknum tak bertanggungjawab harus tuntas pengusutannya oleh Kejari Madina.

Bukti Pungli

“Untuk mengusut tuntas indikasi pungli Rp10 juta per kepala desa ini, kita yakin dan percayakan kepada Kejari Madina. Akan bekerja profesional untuk mengusutnya,” sebutnya.

“Lalu, selain laporan yang kita berikan, kita dari DPD PSI Madina juga telah memberikan bukti-bukti awal terkait indikasi pungli Rp10 juta per kelapa desa yang telah meresahkan tersebut. Terkait surat laporan ini, kita juga akan mengirim surat tembusannya ke DPP PSI, DPW PSI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut),” terangnya.

Ia juga menyinggung adanya dugaan pelecehan simbol negara. Di mana kepala lambang Burung Garuda menghadap ke kiri pada pet Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution. Serta belakangan ini telah viral di Kabupaten Madina.

Terkait itu, DPD PSI Madina juga telah membuat laporan ke Polres Madina pada Senin (13/09/2021). Ia pun berharap agar aparat penegak hukum mengusut tuntas oknum pelaku penyedia foto tersebut.

reporter | Jeffry Barata Lubis

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment