40 Hari Mengenang As Atmadi, Pemko Medan Beri Apresiasi

Mengenang AS Atmadi
Advertisement

Topmetro.News – Mengenang AS Atmadi, salah satu wartawan senior sekaligus seniman Kota Medan, Pemko setempat memberi apresiasi. Bentuk apresiasi itu diberikan kepada As Atmadi di bekas kantor Taman Budaya Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (18/9/2021).
Di situ, sejumlah seniman Medan menggelar acara mengenang 40 hari wafatnya seniman dan wartawan senior itu. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan testimoni pada para sahabat As Atmadi. Acar juga diisi dengan pembacaan puisi karya As Atmadi.

Sekadar diketahui sosok As Atmadi, selain dikenal sebagai seorang seniman, kiprahnya menjadi jurnalis pun cukup panjang. Dia merupakan wartawan senior yang lama bekerja di harian Waspada dan mengkomandoi majalah Dunia Wanita.
As Atmadi pun pernah di Harian Portibi hingga yang terakhir dia mengelola ‘intipnews’ salah satu media online yang sedang berkembang di kota itu.

Apresiasi dan doa terbaik disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution atas seluruh karya, dedikasi, dan peran almarhum As Atmadi dalam dunia kesenian dan kewartawan di Medan.

Diharapkan, ilmu dan semangat yang ditebarnya semasa hidup menjadi amal jariyah dan dilanjutkan.

“Atas nama Pemko Medan, kami merasakan kehilangan sosok beliau yang sama-sama kita kenal sebagai seorang seniman dan wartawan senior di Kota Medan. Semoga apa yang hari ini dilakukan menjadi kebaikan bagi beliau, keluarga dan kita yang ditinggalkan,” kata Bobby Nasution saat menghadiri acara ”Mengenang 40 Hari Wafatnya Seniman dan Wartawan Senior Medan As Atmadi.”

Bobby Nasution mengatakan Pemko Medan tetap mendukung setiap kegiatan yang dilakukan para pegiat seni dan insan pers di Kota Medan. Ruang-ruang terbuka di kota ini, lanjutnya, akan difungsikan sebagai ruang diskusi dan berekspresi, terutama bagi para pegiat seni di ibukota Provinsi Sumut ini.

“Untuk itu, dalam setiap membuat kebijakan dibutuhkan kolaborasi dan masukan dari semua pihak baik itu praktisi, pelaku seni, budayawan termasuk wartawan agar kebijakan dan keputusan yang diambil tidak hanya berlaku di atas namun juga bisa diimplementasikan di lapangan. Karena yang utama adalah seluruh kebijakan harus berlandaskan demi kepentingan masyarakat,” terangnya.

BACA PULA | Masmimar Mangiang, Mantan Pemred NERACA dan Dosen Senior Tutup Usia

Seperti diberitakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, mantan Pemred Neraca sekaligus dosen senior Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, Masmimar Mangiang dilaporkan tutup usia, Senin (29/6/2020) pukul 18.55 WIB.

Kepulangan pria yang juga wartawan senior berusia 71 tahun itu dikonfirmasi oleh koleganya sesama dosen Ilmu Komunikasi UI, Awang Ruswandi.

“Ya betul,” ujar Awang melalui pesan singkat, Senin malam seperti diberitakan Kompas.

Sampai berita diposting, belum ada informasi pasti mengenai penyebab kematian Bang Mimar–sapaan akrabnya–di kalangan kolega dan mahasiswa.

reporter | jeremitaran
sumber\foto | mistar

Advertisement
Advertisement

Related posts

Leave a Comment