Tahun Depan, Depkeu Rekrut 4.000 PNS Baru

TOPMETRO.NEWS – Anggaran yang diusulkan Kementerian Keuangan pada pagu indikatif 2018 sebesar Rp45,7 triliun atau lebih besar dari anggaran di tahun 2017 yang hanya sebesar Rp40,8 triliun sempat dipertanyakan kalangan DPR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, peningkatan anggaran di 2018 juga disebabkan beberapa faktor, salah satunya akan ada sekitar 4.000 pegawai baru yang bakal direkrut.

“Soal kenaikan dari Rp40 triliun ke Rp45 triliun yang sekitar 12,5%. Ada beberapa item yang disampaikan kenapa kenaikannya cukup tinggi. Pertama, kami akan rekrut SDM staf baru yang sudah dapatkan persetujuan MenPAN RB nyaris mencapai 4 ribu orang dan itu unit incharge adalah Sekjen,” kata Sri Mulyani sebagaimana dilaporkan detik.

Perekrutan sekitar 4.000 SDM baru ini juga membuat anggaran Sekjen Kemenkeu di 2018 menjadi yang paling tinggi sekitar Rp 20,84 triliun diantara direktorat jenderal lainnya.

“Ya itu kenapa kenaikan besar ada di situ,” jelasnya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebutkan, tingginya anggaran Sekjen Kemenkeu juga karena beberapa program yang akan dilakukan di 2018.

Seperti Indonesia yang akan menjadi gelaran IMF-World Bank 2018 yang anggarannya ada di Sekjen.

“Bukan karena desentralisasi, namun untuk supporting dan mobilisasi lebih efektif di sekjen, mulai dari logistik sampai dan unit-unit lain lebih senang kalau itu diberikan ke sekjen karena enggak mau repot,” katanya seperti dilansir dairinews.

Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto menambahkan, dari 4.000 SDM baru di 2018 ini sekitar 2.000 akan diperuntukan di Ditjen Pajak.

“Kira-kira lebih dari 2.000, iya akan efektif di 2018, sisanya disebar ke DJBC (Bea Cukai),” jelas dia.

Hadiyanto mengungkapkan, alasan perekrutan 4.000 SDM baru ini juga menyeimbangkan organisasi yang berkembang dengan berbagai tuntutan pelaksanaan tugas yang semakin meningkat.

“Target penerimaan pajak, PNBP meningkat. Banyak hal diperlukan dari SDM, lalu setiap tahun juga ada pegawai pensiun, jadi mengisi pensiun dan menambah kekurangan pegawai karena ada beban kerja yang luar biasa,” tukas dia. (det-dai-edit3)

Related posts

Leave a Comment