Paul Dukung Program Medan tanpa Kabel

Anggota Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mendukung penuh program Walikota Medan Bobby Afif Nasution yang melakukan pembenahan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Medan
Advertisement

topmetro news – Anggota Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mendukung penuh program Walikota Medan Bobby Afif Nasution yang melakukan pembenahan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Medan. Melalui program Medan Rapi Tanpa Kabel (Merata), maka penataan estetika kota semakin bagus.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan, Selasa (24/1/2023), menyikapi Program Merata yang akan dilanjutkan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) di 18 ruas jalan tahun 2023 ini.

Ia sangat mengapresiasi gerakan penataan tiang kabel telepon dan internet yang berdiri semrawut di trotoar. Keberadaan tiang tersebut memang sangat mengganggu pengguna jalan dan keindahan kota.

“Selama ini, warga banyak mengeluhkan kondisi tiang yang semrawut di trotoar jalan. Keberadaan tiang mengganggu aktifitas warga,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan kota Medan bebas dari tiang dan kabel di udara melainkan dalam tanah. Dengan demikian Kota Medan akan indah dan tertata bagus.

Sebagai informasi, di tahun 2022, program pemindahan kabel dari udara ke bawah tanah telah terlaksana di Jalan Sudirman. Pada tahun 2023 akan terus berlanjut ke ruas-ruas jalan lainnya.

“Tahun 2022 pekerjaan yang merupakan bagian dari pembenahan SJUT telah kita lakukan di Jalan Sudirman. Kita buat di ruas jalan tersebut tidak ada lagi tiang dan kabel. Kabel kita tanam di bawah tanah,” ungkap Kepala Dinas SDABMBK Topan Obaja Putra Ginting dalam siaran persnya.

Pembenahan SJUT ini, sebut Topan, berlanjut pada 2023 di berbagai ruas jalan lainnya di Medan. Ia mengaku, pada awal pekerjaan, rencana pembenahan ini berlaku di 23 ruas jalan. Namun, setelah mempertimbangkan kerumitan dan proses koordinasi dengan pemilik utilitas, pihaknya optimis pada tahun ini bisa terlaksana di 18 ruas jalan.

“Pemilik utilitas juga telah menyatakan komitmennya pada kita untuk mendukung pembenahan SJUT ini,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan lokasi pekerjaan pada tahun 2023 ini antara lain di Jalan Diponegoro, Karya Wisata, serta Zainul Arifin.

Pembenahan Trotoar

Topan menambahkan, pekerjaan memindahkan kabel dari udara ke bawah tanah pada tahun 2023 ini, seiring dengan pembenahan trotoar. Mulai dari vegetasi sampai furniture-nya.

Ia menambahkan, pekerjaan pembenahan trotoar ini merupakan pelimpahan sebagian wewenang pembenahan daerah milik jalan yang sebelumnya dalam pengelolaan Dinas Kebersihan Pertamanan.

“Untuk itu nanti sekaligus pekerjaannya pembenahan trotoar kita lakukan sekaligus dengan menurunkan kabel,” terangnya lagi.

Ia mengatakan, program Medan Rapi Tanpa Kabel ini, selain mengacu kepada regulasi yang ada, juga untuk mewujudkan kerapian agar selaras dengan kaidah tata ruang kota, kelestarian, dan estetika.

Persoalan kabel-kabel yang di udara yang mengganggu estetika kota ini, sebut Topan, sesungguhnya merupakan persoalan umum kota-kota besar di Medan.

“Persoalan umum di kota-kota besar ini memang ada tiang-tiang utilitas yang kabel yang bersliweran hingga mengganggu estetika kota. Inilah yang kita benahi agar estetika kota kita jauh lebih baik,” sebutnya.

Topan menambahkan, pembenahan SJUT ini dapat terlaksana dengan dua cara. Yakni dengan menurunkan kabel dan kedua pemasangan tiang bersama.

reporter | Thamrin Samosir

Advertisement

Related posts

Leave a Comment