topmetro.news, Medan – Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih, menerima penghargaan dari Kemendagri RI, dalam acara Forum Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumatera Utara Tahun 2027, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi tinggi atas peran serta nyata yang telah ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Dr H Anton Achmad Saragih telah memberikan dukungan berupa bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dalam rangka mendukung upaya penanggulangan dampak serta proses pemulihan kondisi wilayah yang terdampak bencana alam yang terjadi pada tahun 2026.
Langkah ini mencerminkan rasa kepedulian yang mendalam dan semangat gotong royong antardaerah yang senantiasa dijaga dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Bupati Simalungun diwakili Sekda Mixnon Andreas Simamora.
Kehadiran Menteri Dalam Negeri pada kesempatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai berprestasi dan berperan aktif, tetapi juga untuk secara resmi membuka rangkaian kegiatan Forum Musrenbang RKPD Sumatera Utara Tahun 2027.
Kegiatan strategis ini berlangsung selama dua hari, yaitu mulai tanggal 22 hingga 23 April 2026, dan dihadiri oleh para pemimpin daerah se-Sumatera Utara yang didampingi oleh jajaran pimpinan dan staf perangkat daerah terkait dari masing-masing wilayah.
Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan penilaiannya terhadap kondisi pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. Mendagri menegaskan bahwa secara keseluruhan indikator pembangunan yang ada menunjukkan tren perkembangan yang positif, meskipun masih terdapat berbagai aspek pemerataan pembangunan yang perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan.
Menurut Mendagri, salah satu capaian yang disoroti secara khusus adalah Indeks Pembangunan Manusia Sumatera Utara yang tercatat berada di atas angka rata-rata nasional. Indeks Pembangunan Manusia ini mencerminkan kualitas kehidupan masyarakat di suatu daerah, meliputi aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan secara umum.
“Angka IPM Sumatera Utara yang mencapai 76,47 lebih tinggi dibandingkan dengan angka nasional yang berada di 75,90. Hal ini membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia di wilayah ini relatif lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi rata-rata di seluruh Indonesia,” jelas Mendagri dengan rinci.
Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah menunjukkan perhatian dan kontribusi nyata dalam membantu daerah-daerah lain yang sedang menghadapi musibah dan kesulitan. Tindakan tersebut dinilai sebagai wujud nyata dari persatuan dan kesatuan bangsa yang senantiasa saling mendukung satu sama lain.
Sementara itu, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, yang turut hadir dalam kegiatan ini menegaskan peran penting yang dimiliki oleh forum Musrenbang. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi momen strategis yang berfungsi untuk menyelaraskan seluruh rencana dan program pembangunan yang disusun di tingkat kabupaten dan kota dengan arah kebijakan pembangunan yang ditetapkan di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Gubernur juga menjelaskan bahwa tahun 2027 menjadi bagian dari fase ekspansi pembangunan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah periode 2025–2029.
Pada periode ini, fokus pembangunan diarahkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi, penyelesaian dan peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan keterhubungan antarwilayah, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
sumber | RELIS

