topmetro.news, Labura – Komitmen PT PLN (Persero) untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.
Salah satunya dilakukan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Rantauprapat dengan menyalurkan 10.000 bibit ikan kepada Pesantren Tahfizh Azhar Center di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lembaga pendidikan keagamaan. Bibit ikan tersebut akan dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para santri sekaligus dikembangkan sebagai usaha produktif yang diharapkan mampu menopang operasional pesantren secara berkelanjutan.
Bantuan tersebut berasal dari dana sedekah, infak dan zakat pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM PLN dan dikelola menjadi program-program produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Melalui pendekatan ini, PLN terus mendorong pemanfaatan dana tersebut agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.
Pimpinan Pesantren Tahfizh Azhar Center, Hardianto, mengapresiasi kepedulian YBM PLN UP3 Rantauprapat terhadap pengembangan pesantren. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri untuk mengenal budidaya perikanan dan membangun jiwa kewirausahaan.
Sementara itu, mewakili Manager PLN UP3 Rantauprapat, Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Rantauprapat Ivan Bastian Situngkir mengatakan, bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya usaha produktif yang dapat memperkuat kemandirian pesantren.
“Kami berharap bantuan ini menjadi awal berkembangnya budidaya ikan di lingkungan pesantren. Manfaatnya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan para santri, tetapi juga mampu menjadi sumber ekonomi yang mendukung keberlangsungan operasional pesantren sehingga semakin mandiri, produktif, dan berdaya,” ujar Ivan.
PLN Peduli
GM PLN UID Sumatera Utara Mundhakir mengatakan, bahwa YBM PLN merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran.
“Keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan layanan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan amanah zakat pegawai dikelola menjadi program-program produktif yang mendorong kemandirian, memperkuat ketahanan sosial, serta menghadirkan manfaat yang terus berkembang bagi masyarakat,” ujar Mundhakir.
Program ini menjadi bagian dari komitmen YBM PLN dalam mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, PLN berharap pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitarnya.
sumber | RELIS

