topmetro.news, Asahan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos MSi hadiri wisuda Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan Angkatan XXXVI di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (24/9).
Tampak hadir Bupati Asahan, Pembina IAIDU, Kapolres, Dandim, Rektor/Wakil Rektor, Dekan, Dosen, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumut Dr Syawaluddin Nasution, mahasiswa, orang tua dan undangan lainnya.
Rektor IAIDU Asahan, Assoc Prof Dr Hj Nilasari Siagian menyampaikan pada Agustus 2026, IAIDU melaksanakan asesmen lapangan oleh Kemenag melalui Subdit Kelembagaan dalam rangka proses alih bentuk dari Institut menjadi Universitas.
“Mohon doa dari seluruh hadirin, semoga proses ini dimudahkan Allah SWT dan insya Allah pada wisuda tahun depan kita berkumpul sebagai Universitas”, kata Nilasari.
“Tahun ini, IAIDU mewisuda 199 sarjana strata satu dari enam program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) 105 orang, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 19 orang, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 9 orang, Hukum Keluarga Islam (HKI) 30 orang, Hukum Ekonomi Syariah (HES) 14 orang dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 22 orang”, kata Nilasari.
Pembina IAIDU, Drs HA Muin Isma Nasution menyampaikan dalam proses menuju Universitas, jati diri IAIDU sebagai lembaga pendidikan Islam yang berakar pada nilai-nilai kepesantrenan harus tetap menjadi fondasi.
“Kita ingin membangun perguruan tinggi yang melahirkan manusia berilmu, tetapi juga beriman. Melahirkan sarjana yang profesional, tetapi tetap memiliki akhlak. Melahirkan lulusan yang mampu bersaing, tetapi tidak kehilangan kepedulian kepada masyarakat”, kata Muin.
Bupati menyampaikan wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Gelar yang saudara peroleh merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya nyata, integritas, serta kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat”, kata Bupati.
Bupati menilai IAIDU sebagai perguruan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
“Pemkab Asahan mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Jadilah pribadi yang inovatif, kreatif dan mampu menciptakan peluang”, kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumut menyampaikan orasi ilmiah.
Reporter | Indra

