Gubsu Prioritaskan 3 Program Utama

Advertisement

TOPMETRO.NEWS – Dari kegiatan Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumatera Utara tahun 2018, menitikberatkan pada 10 program prioritas nasional. Dan, dari 10 program pritoritas tersebut, ada sebanyak 3 program prioritas utama yang perlu mendapat perhatian lebih (highlight) yakni pendidikan dan peningkatan kualitas guru, penyediaan air minum dan sanitasi serta pengembangan 3 kawasan pariwisata (Danau Toba salah satu diantaranya).

“Dan isu strategis utama kita yang menjadi mainstream bertumpu pada revolusi mental, kesetaraan gender, perubahan iklim dan tata kelola pemerintahan yang baik,”kata Gubsu HT Erry Nuradi bersama Wagubsu Brigjen (Purn) Hj. Nurhajizah Marpaung, SH MH dihadapan 12 kabupaten/kota saat membuka kegiatan Pra Musrembang RKPD Sumut tahun 2018 Zona I Wilayah Pantai Timur, dengan tema Sinergi Pembangunan dalam Memicu Pertumbuhan Inklusif yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing menuju Sumut Sejahtera di Hotel Grand Mercure, Senin (13/3).

Untuk itu, Gubsu menegaskan, antar pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat harus bahu membahu dalam melaksanakan program kerja pembangunan dengan melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya (tupoksi) nya masing-masing

Selain itu juga Gubsu meminta Pemerintah Kabupaten/Kota harus bersinergi dan saling dukung dalam merumuskan rencana pembangunan strategis.

Lanjutnya, mencermati 10 prioritas pembangunan nasional, Pemerintah Provsu pada tahun 2018 akan mensinergikan kepada 9 prioritas pembangunan dengan titik fokus pada program prioritas, antara lain pertama, peningkatan aksessibilitas dan kualitas pembangunan, peningkatan aksessibilitas dan pelayanan kesehatan, kedua, peningkatan infrastruktur dan pengembangan kawasan wilayah mendukung daya saing perekonomian, pengembangan kawasan perdesaan dan perkotaan, dengan pendekatan kewilayahan agropolitan dataran tinggi bukit barisan.

Kemudian, keempat, peningkatan daya saing produk pertanian, perikanan, peternakan melalui hilirasi industry pertanian, perkebunan yang memberkan nilai tambahan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi tepat guna, inovasi dan kreatifitas. Kelima, peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi, UMKM, industry rumah tangga, agribisnis dan pengembangan pasar radisional, terminal agribisnis dan pasar induk. Keenam, perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan rakyat melalui dorongan penciptaan lapangan kerja dan pengusaha pemula.

Ketujuh,  peningkatan taraf hidup masyarakat dalam rangka mengurangi kemiskinan, kedelapan, peningkatan dukungan pengembangan KSN danau Toba sebagai KSPN bertaraf internasional serta terakhir, kesembilan, mendukung dan mendorong kebijakan nasional di daerah

Dalam kesempatan itu, Erry disampaikan juga dibidang pertanian Gubsu berharap perbaikan berbagai infrastruktur diberbagai bidang, untuk menunjang peraturan daerah provsu tentang lahan yang tidak boleh dialihfungsikan, pemprovsu akan memberikan reward kepada desa yang dapat mempertahanlan lahan pertaniannya agar tidak berkurang memotivasikan agar lahan pertanian di Sumut tidak berkurang.

Ketua DPRD H. Wagirin mengapresiasikan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mensinkronisasikan rencana program pembangunan Kabupaten/Kota dengab Provsu dan Program Nasional.

“DPRD memang tidak secara teknis ikut menyusun dan membahas secara detail rencana program pembangunan tetapi mengawasi jalannya pembangunan agar apa yang diharapkan masyarakat Sumut terintegritas antara program kegiatan Kabupaten/Kota dengan Pusat,”ujar H. Wagirin.(TM/uck)

Advertisement

Related posts

Leave a Comment